RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH LOKAL PALU TERHADAP PEMBERIAN FMA DAN BOKASHI PADA TANAH LIKUIFAKSI
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i3.1722Kata Kunci:
Bawang Merah Lokal Palu, FMA, BokashiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan dosis mikoriza yang tepat pada setiap dosis bokashi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Januari 2020, di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua Faktor. Faktor pertama dosis (FMA) Fungi Mikoriza Arbuskular (M) Tanpa mikoriza (M0), Mikoriza 10 g/polybag (M1), Mikoriza 15g/polybag (M2) dan Mikoriza 20 g/polybag (M3). Faktor kedua dosis bokashi (B) Tanpa bokashi (B0), Bokashi 312,5 g/polybag (B1), dan Bokashi 375 g/polybag (B2). Setiap perlakuan terdapat 12 kombinasi yang kemudian diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Tiap Unit percobaan menggunakan 3 polybag tanaman sehingga mendapatkan 108 tanaman. analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dosis mikoriza 20 g/polybag dan bokashi 375 g/polybag merupakan dosis yang baik digunakan karena teruji secara nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai ditandai dengan tanaman lebih tinggi , jumlah daun lebih banyak, jumlah anakan dan umbi lebih banyak, berat basah umbi dan berat kering umbi lebih banyak.
