EKSPLORASI MAKROFAUNA TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN KAKAO MONOKULTUR DAN POLIKULTUR
Article History
Submited : August 14, 2025
Published : August 29, 2025
Peran makrofauna tanah sebagai pengurai sangat berguna dalam proses jaring-jaring makanan yang ada yang hasilnya dimanfaatkan oleh tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman dari makrofauna tanah yang terdapat pada lahan pertanaman kakao tipe monokultur dan tipe polikultur. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan April 2023. Pengambilan sampel dilakukan di lahan pertanaman kakao di Desa Saloya, Kec. Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sampel diidentifikasi di Laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi langsung pada lahan pertanaman kakao untuk mengindentifikasi makrofauna tanah yang terdapat pada lahan monokultur dan polikultur dan di klasifikasikan sesuai dengan Ordo, Famili dan Genus pada setiap spesies. Data hasil identifikasi di analisis pada indeks kepadatan, indeks dominansi, indeks keanekaragaman dan uji t tidak berpasangan.hasil penelitian memperoleh 7 ordo, 9 Famili, 11 genus dan spesies. Spesies yang paling banyak ditemukan baik di lahan pertanaman kakao monokultur ataupun polikultur yaitu Selonopsis. invicta (Hymenoptera : Formicidae) dengan jumlah 133 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 166 ekor dan paling sedikit yaitu Gryllotalpa grillotalpa (Orthoptera : Gryllotalpa). berjumlah 2 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 3 ekor. Indeks kepadatan di perkebunan kakao monokultur dan polikultur masuk dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata pada lahan mokulutur sebedsar 231,12 ekor/ 1,6m2 dan pada lahan monokulur sebesar 270,62 ekor/ 1,6m2, Indeks dominansi termasuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur sebesar 0,28 dan pada lahan polikultur sebesar 0,26 indeks keaenkaragaman pada lahan perkebunan kakao termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur 1,41 dan 1,46 pada lahan polikultur. Semua spesies makrofauna yang didapatkan berpengaruh signifikan kecuali S. invicta dan P. spiralis tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi tipe lahan berbeda.
Anwar, N. 2008. Karakteristik Fisika Kimia Perairan dan Kaitannya dengan Distribusi serta Kelimpahan Larva Ikan di Teluk Pelabuhan Ratu [Tesis]. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
Aveludoni, M. M. (2021). Keanekaragaman Jenis Serangga di Berbagai Lahan Pertanian Kelurahan Maubeli Kabupaten Timor Tengah Utara. Wahana-Bio: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya 13(1):11-18.
Basahona, Farida., Irmalita Tahir., Nabucchadnezar Akbar. 2021. Kepadatan, Keaneragaman Dominansi dan Kesamaan Jenis Biota Intertidal di Pulau Ternate dan Pulau Woda. Hemysicillium 1(2):1-12.
Basna, M., R. Koneri, A. Papu. 2017. Distribusi dan Diversitas Serangga Tanah di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Sulawesi Utara. Jurnal MIPA 6(1): 36.
Brower, J., Jernold, Z., & Ende, C. V. (1990). Field and laboratory methode for general ecology. New York, USA: W. M. C. Brown Publisers.
Falahudin, Irham. 2013. Peranan Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina) dalam Pengendalian Biologis pada Perkebunan Kelapa Sawit. Conference Proceedings, 2604 – 2618.
Firmansyah. M. A, Suparman, Harmini, I. G. P. Wigena, dan Subowo. 2014. Karakteristik Populasi dan Potensi Cacing Tanah Untuk Pakan Ternak dari Tepi Sungai Kahayan dan Barito. Jurnal Berita Biologi 13(3):13-20.
Hilwan, Ikbal., Handayani EP. 2013. Keanekaragaman Mesofauna dan Mikrofauna pada Areal Bekas Tambang Timah di Kabupaten Belitung. J. Silvikultur Tropika 4(1):35-41.
Indriyanto. 2015. Ekologi Hutan. Jakarta : PT Bumi Aksara.
Kreb. (1978). Plant Communities. A Texbook of Plant Synecology. Harper and Row Publisher. New York Evanston and London.
Munandar, Aris., M. Sorong Ali., Sofyatuddin Karina. 2016. Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Estuari Kuala Rigaih Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 1(3):331-336.
Nurrahman, E., Rahardjanto, A., & Wahyuni, S. 2015. Keanekaragaman Makrofauna Tanah di Kawasan Perkebunan Coklat (Theobroma cacao L.) Sebagai Bioindikator Kesuburan Tanah dan Sumber Belajar Biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia 1(2):197-208.
Nyamwasa, I., Zhang, S., Sun, X., Yin, J., Li, X., Qin, J., Li, J., & Li, K. (2020). Transition Challenge to Organic Agriculture: A Course for Advancing Belowground Insect Pest Management. Applied Soil Ecology, 148.
Odum, EP. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Terjemahan T. Samingan. Edisi Ketiga Pengantar Ekologi.CV. Remadja. Bandung.
Oktafitria, D., Febriyantiningrum, K., Jadid, N., Nurfitria, N., RahmadanI, F., Amrullah, A., dan Hidayati, D. (2019). Assessment of reclamation success of former limestone quarries in Tuban, Indonesia, based on soil arthropod diversity and soil organic carbon content. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 20(6).
Pereira, P. F., Lourenço, R., Lopes, C., Oliveira, A., Ribeiro-Silva, J., Rabaça, J. E., Pinto-Correia, T., Figueiredo, D., Mira, A., & Marques, J. T. (2019). The Influence of Management and Environmental Factors on Insect Attack on Cork Oak Canopy. Forest Ecology And Management, 453.
Shannon, C. E., & Shimpson, W. (1993). The mathematical theory. (The University of Illinois Press: Urbana, IL, USA).
Sijabat, O. S., Berliana, Y., & Nadhira, A. (2020). Eksplorasi Makrofauna Tanah di Tanaman Kakao pada Musim Kemarau. AGRINULA: Jurnal Agroteknologi Dan Perkebunan 3(1): 28–36.
Siriyah, Siti Latifatus. 2016. Keanekaragaman dan Dominansi Jenis Semut (Formicidae) di Hutan Musim Taman Baluran Jawa Timur. Biota 1 (2): 85-90.
Suwandi, A. E. 2019. Keanekaragaman Makrofauna Tanah dan Kandungan C-Organik pada Tempat Pemrosesanakhir (Tpa) Bakung, Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Ulum, Muchamad Miftahul., Widianingsih., Retno Hartati. 2012. Komposisi dan Kelimpahan Makrozoobenthos Krustasea di Kawasan Vegetasi Mangrove Kel. Tugurejo, Kec. Tugu, Kota Semarang. Journal of Marine Research. 1(2):243-251.
Zhu, L., He, J., Tian, Y., Li, X., Li, Y., Wang, F., Qin, K., & Wang, J. (2022). Intercropping Wolfberry with Gramineae Plants Improves Productivity and Soil Quality. Scientia Horticulturae, 292, 110632.
Pereira, P. F., Lourenço, R., Lopes, C., Oliveira, A., Ribeiro-Silva, J., Rabaça, J. E., Pinto-Correia, T., Figueiredo, D., Mira, A., & Marques, J. T. (2019). The Influence of Management and Environmental Factors on Insect Attack on Cork Oak Canopy. Forest Ecology And Management, 453, 117582.