RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KOMPOS DAN MULSA JERAMI

Authors

  • Nadia Putri Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Nur Hayati Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i6.2815

Keywords:

Semangka, Pupuk kompos, mulsa jerami

Abstract

Produksi tanaman semangka di Sulawesi Tengah saat ini semakin menurun, hal ini menyebabkan produksinya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Beberapa penyebabnya adalah lahan yang digunakan mengandung unsur hara yang tidak cukup dan sistem budidaya yang belum baik untuk pertumbuhan semangka. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang dapat mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman semangka terhadap pemberian berbagai dosis pupuk kompos dan mulsa jerami. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dan dimulai dari bulan September sampai November 2020. Penelitian ini menggenakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Faktor pertama terdiri dari 6 aras berbagai dosis pupuk kompos adalah Kontrol (P0), Pupuk Kompos 5 ton/ha (P1), Pupuk Kompos 10 ton/ha (P2), Pupuk Kompos 15 ton/ha (P3), Pupuk Kompos 20 ton/ha (P4), Pupuk Kompos 25 ton/ha (P5), sedangkan faktor kedua mulsa yang terdiri dari dua aras adalah  Tanpa Mulsa (M0), Mulsa Jerami (M1). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sebagai kelompok, sehingga terdapat 36 unit petak percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 12 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Berdasarkan hasil penelitian intraksi pemberian pupuk kompos sapi 10 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap panjang tanaman sedangkan pemberian pupuk kompos sapi 20 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap bobot buah. Pemberian pupuk kompos sapi 5 ton/ha sendiri memberikan nilai terbaik terhadap pertambahan panjang tanaman 42 HST,  jumlah daun 28 HST dan jumlah bunga yang terbentuk. Perlakuan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap jumlah daun 14 HST dan jumlah buah yang terbentuk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles