PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN EKOENZIM TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
Article History
Submited : December 17, 2025
Published : January 2, 2026
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perbedaan dari pengaruh pemberian pupuk kandang kambing dan ekoenzim terhadap beberapa sifat fisika tanah dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakakan di Green House belakang Laboratorium Suber Daya Lahan dan Baloratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Provinsi Sulawesi Tengah. menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola factorial yang terdiri dari dua faktor yaitu pemberian pupuk kandang kambing yang terdiri dari 4 taraf K0 = tanpa pupuk kandang, K1 = pupuk kandang kambing 1%, K2 = pupuk kandang kambing 2%, K3 = pupuk kandang kambing 4%., dan ekoenzim terdiri dari 2 taraf E1 = ekoenzim 50cc/L air dan E2 = 100cc/L air. Penelitian ini terdapat 8 percobaan yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Apabila hasil analisis menunjukan pengaruh nyata dilanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ5%). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang kambing dan ekoenzim tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah umbi perumpun dan berat basah tanaman, tetapi memberikan pengaruh nyata terhadap berat kering tanaman pada perlakuan ekoenzim. Berdasarkan analisis laboratorium pemberian pupuk kandang kambing 400g/polybag dapat menurunkan bobot isi tanah dan meningkatkan porositas tanah.
Anitasari, E., Prihastanti, E., dan Arianto, F. 2020. Pengaruh Radiasi Plasma dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Pertumbuhan Bawang Merah Varietas Bima Brebes. BIOLINK. J. Biologi Lingkungan Industri Kesehatan. 6(2): 114-125.
Fitria, L. (2025). Pupuk Kandang Kambing dalam Lubang Resapan Biopori. Universitas Brawijaya.
Gultom, F., Hernawaty, H., Brutu, H., dan Karo-Karo, S. 2022. Pemanfaatan Pupuk Ekoenzim Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.). J. Darma Agung. 30(1): 142-159.
Haryati, U. 2019. Perbaikan Sifat Tanah dan Peningktan Hasil Bawang Merah (Allium cepa grup Aggregatum) dengan Menggunakan Mulsa dan Bahan Pembenah Tanah. J. Hortikultura Indonesia. 10(3): 200- 213.
Herlambang, S. (2023). Sinergisme Biochar Kotoran Domba Sebagai Pembenah Tanah Organik. Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
Hidayah, E.M. (2024). Upaya Peningkatan Pertumbuhan Tanaman dengan Pupuk Kandang. Universitas Brawijaya.
Leofrando, H. (2022). Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kambing dan Arang Sekam Padi dengan Pemberian eco enzyme Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).
Lubis, N., Wasito, M., Marlina, L., Girsang, R., dan Wahyudi, H. 2022. Respon Pemberian Ekoenzim dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Agrium. J. Ilmu Pertanian, 25(2): 107–115.
Luta, D.A., Siregar, M., Sabrina, T. dan Harahap, F.S., 2020. Peranaplikasi pembenah tanah terhadap sifat kimia tanah pada tanamanbawang merah. J. Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(1): 121-125.
Muflih, M.I. 2023. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Kambing dan Lama Solarisi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada Tanah Aluvial. J. Sains Pertanian dan Perikanan UNTAN, 10(1): 1-10.
Mulyono, A., Lestiana, H. dan Fadillah, A. 2019. Permeabilitas Tanah Berbagai Tipepenggunaan Lahan Di Tanah Aluvial Pesisir DAS Cimanuk, Indramayu. J. Ilmu Lingkungan, 17(1)
Nugroho, M. V. P. 2022. Karakteristik Sifat Fisik Tanah pada Lahan Bawang Merah di Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk dan Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro (Doctoral dissertation, UPN Veteran Jawa Timur).
Nugroho, M. V. P., Arifin, M., dan Widjajani, B. W. 2023. Sifat Fisik Tanah Pada Lahan Bawang
11
Merah Di Kecamatan Gondang Nganjuk dan Kecamatan Kedungadem Bojonegoro. J. Solum, 20(1): 20-28.
Rahayu, T.B. (2024). Pengaruh Kotoran Kambing terhadap Sifat Fisik Tanah. Universitas Kristen Satya Wacana.
Rahmawati, D. 2014. Pengaruh Takaran Pupuk NPK dan Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Kultivar Tymoti. J. Agropanthera 3 (1): 1-13.
Rihadi, S. S. A., Soedomo, R. P., Sulandjari, K., dan Laksono, R. A. 2021. Studi Karakteristik Agronomi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Agrihorti-1 dan Mentes Dengan Bawang Daun Kultivar Lokal Kalimantan (Allium fistulosum L.) di Dataran Tinggi Jawa Barat. AGROVITAL: J. Ilmu Pertanian, 6(1): 16-25.
Sagita, R. (2025). Pengaruh Pupuk Kandang Kambing dan KCl terhadap Hasil Tanaman Bawang Merah pada Tanah Pedzolik Merah Kuning. Repository Universitas Islam Riau.
Sihaloho, A., Purba, R., dan Kurniawan, W. 2023. Pengaruh Perlakuan Pupuk Organik Fertwin dan Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Rhizobia: J. Agroteknologi, 4(2): 71-91.
Soverda, N. 2023. Pengaruh Komposisi Media Tanam yang diberi Eco Enzym terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah. J. Agro, 10(10): 40-45.
Soverda, N., Swari, E. I., dan Neliyati, N. 2023. Pengaruh Komposisi Media Tanam Yang diberi Eco Enzym Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). J. Media Pertanian,
Tarjiyo, E. 2023. Respon pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pupuk kotoran burung puyuh dan pupuk organik cair (POC) bonggol pisang. J. Agroteknologi, Agribisnis, dan Akuakultur, 3(2): 115-130.
Triwidodo, H., dan Tanjung, M. H. 2020. Hama Penyakit Utama Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum) Dan Tindakan Pengendalian di Brebes, Jawa Tengah. Agrovigor: J. Agroekoteknologi, 13(2): 149-154.
Viza, R. Y. 2022. Uji organoleptik eco- enzyme dari limbah kulit buah. BIOEDUSAINS: J. Pendidikan Biologi Dan Sains, 5(1): 24-30.