Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Parigi Moutong
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v33i1.2854Kata Kunci:
Kontribusi Sektor Pertanian, Kabupaten Parimo, Sentra Produksi PertanianAbstrak
Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu sentra produksi pertanian di Sulawesi Tengah, khususnya pada subsektor tanaman pangan dan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi sektor pertanian serta besar kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus – November 2025, dengan menggunakan data sekunder PDRB Kabupaten Parigi Moutong tahun 2019–2023 yang dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB. Hasil analisis menjukan sektor pertanian berperan sebagai penyangga utama perekonomian daerah Kabupaten Parigi Moutong, dimana sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi 42,17% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menjadikannya sektor dengan kontribusi terbesar dibandingkan sektor ekonomi lainnya. Nilai PDRB sektor pertanian menunjukkan tren peningkatan secara nominal, dari sekitar Rp7,3 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp9,17 triliun pada tahun 2023 yang mengindikasikan pertumbuhan sektor pertanian berjalan seiring dengan pertumbuhan sektor lainnya terutama didorong oleh kinerja subsektor tanaman pangan dan perkebunan dimana komoditas padi menjadi penopang utama subsektor tanaman pangan, sementara kakao, kelapa dalam, dan cengkeh mendominasi subsektor perkebunan di Kabupaten Parigi Moutong.
Unduhan
Referensi
Arsyad, L. (2010). Ekonomi pembangunan (Edisi ke-5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Parigi Moutong. (2024). Kabupaten Parigi Moutong dalam angka 2024. Parigi: BPS Kabupaten Parigi Moutong.
FAO. (2022). Agriculture and economic growth: Regional perspectives and policy implications. FAO Agricultural Development Economics Review, 12(1), 1–20.
Gollin, D., Hansen, C. W., & Wingender, A. M. (2021). Two blades of grass: The impact of agriculture on economic development. The Quarterly Journal of Economics, 136(1), 275–318.
https://doi.org/10.1093/qje/qjaa033
Jhingan, M. L. (2012). The economics of development and planning. New Delhi: Vrinda Publications.
Kurniawan, D., Sari, M. P., & Hidayat, R. (2021). Analisis kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik regional bruto dan implikasinya terhadap pembangunan wilayah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 19 (2), 145–158.
Martínez-Zarzoso, I., & Maruotti, A. (2022). Agriculture, productivity, and regional economic growth. World Development, 149, 105689. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105689
Nugroho, A. D., & Widodo, S. (2022). Peran sektor pertanian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 1–14.
OECD. (2020). Linking agriculture, natural resources, and regional development. Paris: OECD Publishing.
Prasetyo, E., & Firdaus, M. (2018). Daya saing komoditas pertanian dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Jurnal Agro Ekonomi, 36(1), 25–38.
Putri, R. E., & Syaukat, Y. (2020). Kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja regional. Jurnal Agro Ekonomi, 38(2), 133–148.
Rachman, B., Supriyati, & Ashari. (2019). Peran subsektor perkebunan dalam perekonomian wilayah dan pengembangan agribisnis berkelanjutan. Jurnal Agro Ekonomi, 37(2), 101–116.
Sari, D. P., & Rustiadi, E. (2023). Transformasi struktural ekonomi wilayah dan pergeseran peran sektor pertanian. Jurnal Tata Loka, 25(1), 23–38.
Siregar, H., & Wahyuni, S. (2020). Kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB dan ketahanan ekonomi daerah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 45–58.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). New York: Pearson Education.
