RESPON TANAMAN CABAI KATOKKON (Capsium chinens Jacq.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK

Penulis

  • Telyosjire Sampeali Bandaso Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Abdul Rauf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Ichwan S Madauna Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Cabai Katokkon, Pupuk Kandang, Biochar

Abstrak

Cabai katokkon merupakan salah satu jenis cabai yang memiliki sifat khusus yakni aroma yang khas  dan rasa yang pedas. Namun jenis cabai ini belum dikenal luas terutama di daerah dataran rendah. Di daerah dataran tinggi tanaman cabai ini banyak diminati seperti di kawasan Tana Toraja dan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mempelajari respons tanaman cabai katokkon terhadap pemberian pupuk kandang dan biochar sekaligus untuk  mendapatkan jenis pupuk organik yang sesuai dengan tanaman tersebut didataran rendah yakni dilembah Palu.  Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tondo kecamatan Palu Selatan, Kota Palu Sulawesi Tengah pada bulan Juni sampai Oktober 2020. Penelitian lapangan ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK)  satu faktor yaitu pupuk organik yang terdiri  dari lima perlakuan yakni : Tanpa pupuk (P0), Pupuk kandang ayam (P1), Pupuk kandang kambing (P2), Pupuk kandang kandang kambing (P3), Pupuk kandang domba (P4), dan Pupuk biochar (P5). Pemberian bahan organik pada tanaman cabai katokkon nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Peningkatan produksi  rata-rata mencapai 111,45 % dibandingkan dengan kontrol. Bahan organik berupa pupuk kandang ayam memberikan pengaruh yang lebih baik dari jenis bahan organik lainnya dan bobot buah lebih berat 194 % dibandingkan kontrol.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2022-08-01

Terbitan

Bagian

Articles