Hubungan Frekuensi Penggunaan Whatsapp Terhadap Keberhasilan Pemasaran Kopi di Gapoktan Gunung Kelir Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang

Article History

Submited : January 20, 2021
Published : March 25, 2021

WhatsApp adalah media sosial yang berfungsi untuk mengirim dan menerima pesan. WhatsApp menjadi salah satu media sosial yang populer karena kemudahan dalam penggunaannya dibandingkan media sosial lainnya. WhatsApp juga telah membantu kegiatan pertanian di Indonesia, seperti pencarian informasi pertanian yang lebih mudah dan meningkatkan keberhasilan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi penggunaan WhatsApp dengan keberhasilan pemasaran kopi. Penelitian menggunakan metode survei. Metode penentuan jumlah sampel diambil dari petani dari Gapoktan Gunung Kelir yang terdiri dari 17 kelompok tani, kemudian dari setiap kelompok tani diambil 2 responden, yaitu ketua dan seksi pemasaran yang menggunakan WhatsApp untuk pemasaran kopi sehingga didapatkan sebanyak 34 responden. Metode pengambilan sampel yang digunakan berdasarkan teknik non probability yaitu purposive sampling sebanyak 34 responden, dimana petani diambil dengan kriteria individu yang tergabung dalam Gapoktan Gunung Kelir dan menggunakan WhatsApp untuk kegiatan pemasaran. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi menggunakan Rank Spearman Correlation. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa mayoritas responden cukup sering menggunakan WhatsApp dengan frekuensi 11-15× per minggu dan durasi 3-4 jam per hari. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi penggunaan WhatsApp dengan aspek kuantitas dalam keberhasilan pemasaran, dan tidak terdapat hubungan antara penggunaan WhatsApp dengan aspek kualitas, harga, tempat, dan waktu dalam keberhasilan pemasaran. Saran untuk Gapoktan agar dapat memberikan motivasi untuk lebih sering memanfaatkan WhatsApp dan lebih aktif dalam menyebarkan informasi pertanian yang sesuai kebutuhan anggota.

Apriyani, D., Nurmalina, R., dan Burhanuddin., 2018. Evaluasi kinerja rantai pasok sayuran organik dengan pendekatan Supply Chain Operation Reference (SCOR). J. Ilmiah Manajemen. 8(2): 312 – 335.
http://dx.doi.org/10.22441/mix.2018.v8i2.008

Ariani, N.M., Mahmudah. L., 2017. Recycle afalan kemasan aluminium foil sebagai koagulan pada IPAL. J. Teknologi Proses dan Industri, 2(2): 71 – 75.
http://dx.doi.org/10.36048/jtpii.v2i2.3496

Astuti, N.A.R., 2017. Hubungan motivasi dan penggunaan aplikasi petani sebagai media penyuluhan dengan tingkat kepuasan petani. Jurusan Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Bogor (Skripsi).

Badan Pusat Statistik., 2018. Statistik Kopi Indonesia 2017. Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Choiron, M., 2010. Penerapan GMP pada penanganan pasca panen kopi rakyat untuk menurunkan okratoksin produk kopi (Studi kasus di Sidomulyo, Jember). J. AGROINTEK, 4(2): 114 – 120.
https://doi.org/10.21107/agrointek.v4i2.1363

Egar, D., Mulyo, J.M., dan Mustapit., 2015. Hubungan penguasaan lahan terhadap pendapatan dan ekonomi politik petani kopi (Studi kasus di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember). J. Sosial Ekonomi Pertanian. 10(10): 1 – 9.

Furqon, C., 2014. Analisis manajemen dan kinerja rantai pasokan agribisnis buah stroberi di Kabupaten Bandung. J. IMAGE. 3(2): 109 – 126.
https://doi.org/10.17509/image.v3i2.1119

Hidayat, W., Mahmuriyah, R., dan Safitri, S.N.R., 2016. Media visual berbentuk katalog produk sebagai promosi. J. SENSI, 2(2): 184 – 197.
https://dx.doi.org/10.33050/sensi.v2i2.752

International Coffee Organization (ICO)., 2020. World Coffee Consumption. International Coffee Organization, London.

Mulyandari, R.S.H., 2011. Cyber extension sebagai media komunikasi dalam pemberdayaan petani sayuran. Jurusan Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Institut Pertanian Bogor, Bogor (Disertasi).

Nasrullah, R., 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media, Bandung.

Nasution, S., 2010. Teknologi Pendidikan. PT Bumi Aksara, Jakarta.

Ninditha, D.A., 2019. Efektivitas penggunaan whatsapp sebagai media penyebaran informasi pertanian pada gabungan kelompok tani. Jurusan Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Bogor (Skripsi).

Praza, R., 2017. Identifikasi saluran pemasaran kopi arabika gayo pada CV. Gayo Mandiri Coffee Kabupaten Bener Meriah. J. AGRIFO, 2(1): 58 – 64.
https://doi.org/10.29103/ag.v2i1.509

Rosiana, N., 2020. Dinamika pola pemasaran kopi pada wilayah sentra produksi utama di Indonesia. J. Agrosains dan Teknologi. 5(1): 1 – 10.
https://doi.org/10.24853/jat.5.1.1-10

Sari, I.R.M., Winandi, R., dan Tinaprilla., 2017. Kinerja rantai pasok sayuran dan penerapan contract farming models. J. Ilmiah Manajemen. 7(3): 498 – 517.
https://dx.doi.org/10.22441/jurnal_mix

Septarianes, S., Marimin, dan Raharja, S., 2020. Strategi peningkatan kinerja dan keberlanjutan rantai pasok agroindustri kopi robusta di Kabupaten Tanggamus. J. Teknologi Industri Pertanian, 30(2): 207 – 220.
http://dx.doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2017.27.1.1

Septiana, L.R., Machfud, dan Yuliasih, I., 2017. Peningkatan kinerja rantai pasok bawang merah (Studi kasus Kabupaten Brebes). J. Teknologi Industri Pertanian, 27(2): 125 – 140.
https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2017.27.2.125

Soka, T.D., Miftah, H., dan Yoesdiarti, A., 2017. Kinerja rantai pasok sayuran komersial di pasar tradisional Kota Bogor. J. AgribiSains. 3(2): 23 – 31.
http://dx.doi.org/10.30997/jagi.v3i2.1047

Sugianto, G., dan Mustamu, R.H., 2013. Strategi bersaing pada perusahaan kopi. J. AGORA, 1(3): 1 – 8.

Syahputra, A.N., Pujianto, T., dan Ardiansah, I., 2020. Analisis dan pengukuran kinerja rantai pasok kopi di PT. Sinar Mayang Lestari. J. Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. 4(1): 58 – 67.
https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.01.6

Yanto, F., 2018. Identifikasi keterlambatan pengiriman produk di PT. X pada departemen material preparation control. J. Titra, 6(2): 66 – 72.

Yulian, N.F., Kuswardhani, N., dan Amilia, W., 2019. Identifikasi dan analisis struktur rantai pasok kopi rakyat robusta Kecamatan Bangsalsari, Jember. J. Agroteknologi. 13(1): 10 – 15.
https://doi.org/10.19184/jagt.v13i01.8624
Nugroho, I., Sumekar, W., & Prayoga, K. (2021). Hubungan Frekuensi Penggunaan Whatsapp Terhadap Keberhasilan Pemasaran Kopi di Gapoktan Gunung Kelir Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 28(1), 17 - 31. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v0i0.695
Fulltext