PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki)

Article History

Submited : August 14, 2025
Published : August 29, 2025

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati Bioboost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan dikebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako selama dua bulan, yaitu mulai bulan Juni sampai September 2022.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari, 5 perlakuan. Dengan rincian sebagai berikut:H0 =  konsentrasi 0  ml/l air(kontrol) H1 =  konsentrasi 30   ml/l air pupuk hayati bioboost , H2 =  konsentrasi 60   ml/l air pupuk hayati bioboost, H3 =  konsentrasi 90   ml/l air pupuk hayati bioboost, H= konsentrasi 120 ml/l air pupuk hayati bioboost. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 4  tanaman, jumlah keseluruhan tanaman yaitu sebanyak 60 tanaman. Parameter yang di amati Tinggi tanaman (cm), Jumlah daun (helai), Berat segar tanaman (g), Berat kering per rumpun (g), Jumlah umbi perumpun, Berat umbi segar perumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian pupuk Hayati yaitu konsentrasi 30-120 ml/l air pupuk hayati Bioboost merupakan konsentrasi yang baik untuk meningkatkan hasil pada tanaman bawang merah  Varietas Lembah Palu.

Ardi, H. 2013. Pengaruh Konsentrasi dan Interval Waktu Pemberian POC Bioboost Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Kakao. Jurnal agroteknologi.2(3):34-38.

Ansar M., Tohari, B. H., Sunarminto, dan E.Sulistyaningsih. 2011. Pertumbuhan hasil dan kualitas umbi bawang merah pada kadar air tanah dan ketinggian tempat berbeda. J. Agrivigor.3.(1):140-146.

Ansar M. 2012, Pertumbuhan dan hasil bswang merah pada keragamanketinggian tempat. Disertai. Program Pacasarjana UGM, 222-239.

Direktorat Pembenihan. 2011. Kumpulan Surat Keputusan Mentri Pertanian Tentang Pelepasan Varietas. Direktorat Pembenihan Hortikultura, Jakarta.

Gofar dan Nuni . 2015. Pupuk dan Pemupukan Di Lahan Suboptimal. Polimedia Publishing. Jakarta. Hlm 45 dan 86.
Hindersah, R., M., Kalay, A., Talahaturuson, dan Y., Lakburlawal, 2018. Nitrogen Fixing Bacteria Azotobacter As Biofertilizer and Biocontrol in Long Bean. Agric. 30(1):25–32.
Karmina H. 2017. Kompleksitas Pengaruh Temperatur dan Kelembaban Tanah Terhadap Nilai pH Tanah di Perkebunan Jambu Biji Varietas Kristal (Psidium guanjava L) Bumiaji, Kota Batu. Jurnal Kultivasi.16(3):430-434.
Maemunah, 2010. Viabilitas dan Vigor Benih Bawang Merah pada Beberapa Varietas Setelah Penyimpanan. Jurnal Agroland 17 (1):18-22.
Manuhuttu, A. P., Rehatta, H., dan Kailola, J. 2018. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati Bioboost Terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa. L). Agrologia, 3(1):18-22.
Muis, A. 2016. Prospek Bacillus subtilis sebagai Agen Pengendali Hayati Patogen Tular Tanah pada Tanaman Jagung. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. 35(1):37-45.
Navitasari, L., Soesanto, L., dan Rahayu, A. 2013. Pengaruh Aplikasi Pseudomonas Fluorescens P60 Terhadap Mutu Patologis, Mutu Fisiologis, dan Pertumbuhan Bibit Padi Ir 64. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika. 13(2):179–190.
Prasetyorini A. 2019. Pengaruh Perubahn Iklim pada Musim Tanam dan Produktifitas Jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). 25(1): 118-128.
Rahayu, E., dan Berlian, 2006. Bawang Merah. Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta.
Ramli, 2018. The Effect of Media Composition and Frequency of Liquid Organic Fertilization Provision on the Early Growth of White Turmeric (Curcuma alba L.). Journal of Horticulture. 5(3):2-4.
Rukmana, R. 2005. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Rama Widya Bandung.
Salikin, K. A. 2003. Sistem Pertanian Berkelanjutan. Penerbit Kansius. Yogyakarta.

Seipin, M., 2016 Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata sturt) Pada Lahan Gambut yang Diberi Abu Sekam Padi dan Trichokompos Jerami Padi. Skripsi, Fakultas Pertanian Universitas Riau, Pekanbaru.
Sriwahyuni, P., dan P., Parmila, 2019. Peran Bioteknologi. Agricultural Journal. 2(1):46–57.
Supriadi., Y . Husna., dan S. Yoseva. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk N, P, dan K terhadap Pertumbuha dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Alium cepa ascolanicum L.). 3 (2):1-13.
Sunarjono, H.H., 2004. Bertanam 30 Jenis Sayuran. Penebar Swadaya. Jakarta.
Wuriesyliane, W, N, Gofar., A, Madjid., dan SR, N.L Putu. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Padi pada Inseptisol Asal Rawa Lebak yang Diinokulasi Berbagai Konsorsium Bakteri Penyumbang Unsur Hara. Jurnal Lahan Suboptimal.2(1):18-27.
Tudjuka, A., & Laude, S. (2025). PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki). AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 13(4). https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i4.2675
Fulltext