ANALISIS PENDAPATAN USAHA MEUBEL ROTAN PADA INDUSTRI PALUNESIA DI KOTA PALU

Article History

Submited : March 5, 2021
Published : February 4, 2021

Rotan merupakan salah satu hasil hutan yang banyak diminati setelah kayu. Hal ini disebabkan karena rotan memiliki sifat yang unik, mudah untuk diolah, kuat dan memiliki penampilan yang cukup menarik. Keunggulan rotan yang tidak kalah dari kayu tersebut, menjadikan komoditi rotan banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industry khususnya furniture. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat pendapatan meubel rotan pada industry palunensia. Penelitian dilaksanakan di Industri Meubel Rotan PalunesiaJalan Trans Sulawesi No. 02 di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu dengan pertimbangan bahwa Industri Meubel Rotan ini merupakan penghasil produk kerajinan rotan yang ada di Kota Palu. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juni Tahun 2017. Penentuan responden dilakukan secara sengaja, yaitu 1 orang pimpinan perusahaan dan 8 orang karyawan/tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proses kegiatan produksi usaha Industri Meubel Rotan Palunesia, sehingga jumlah responden sebanyak 9 orang yang terdiri 1 orang pimpinan 8 orang karyawan/tenaga kerja. 2 orang bagian rangka, 2 orang bagian anyam/decor, 2 orang bagian finishing, dan 2 orang jok. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakanadalahAnalisisPendapatan.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapendapatan yang diperoleh sebesar Rp.13.074.379,-/bulan.

Alfit Laihi Alimin, Abd. Rauf Rustam, Damayanti Lien, 2015. Analisis Pendapatan Dan Profitabilitas Industri Meubel Rotan Tora- Tora Di Kota Palu Sulawesi Tengah.Agrotekbis 3 (4) : 507 – 514.

Fatmawati,2014. Analisis Pendapatan Usaha Meubel Rotan Pada Industri Irma Jaya Di Kota Palu, Jurnal Agrotekbis 2 (2) : 175-179

Hendra, Antara Made, Lamusa Arifuddin, 2014. Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usaha Kursi Rotan Pada Ukm Meubel Sumber Rotan Tohiti Di Kota Palu. Jurnal Agrotekbis 2 (3) : 277- 281.

Muhdi. 2008. Prospek, Pemasaran Hasil Hutan Bukan Kayu Rotan\. http://repository. usu. ac. id/bitstream/ 123456789/996/1/08E00709. pdf (Diakses pada Tanggal 5 Februari 2014).

N.Wulandari.,2010.Penentuan Agribisnis Unggulan Komoditi Pertanian Berdasar-kan Nilai Produksi Di Kabupaten Grobogan Tesis Program Studi Agribisnis, Universitas Diponegoro, Semarang.

Rachman C.L.1990. The Socioeconomic Significance of Subsistence Non-Wood Forest Products in Leyte. Philippines. Environmental Conservation. 29 (2): 253-262.

Wirakartakusumah, M. A, 1997. Telaah Perkembangan Industri Pangan Di Indonesia. J. Pangan. Vol. VIII. No. 1. Penerbit Bulog. Jakarta.
L, A., Lamusa, A., & Pingkan, W. (2021). ANALISIS PENDAPATAN USAHA MEUBEL ROTAN PADA INDUSTRI PALUNESIA DI KOTA PALU. AGROTEKBIS : E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 9(1), 104 - 110. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/756
Fulltext