EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA KAMARORA A KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI

Penulis

  • Muh. Irfan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Arifuddin Lamusa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Sisfahyuni Sisfahyuni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Padi Sawah, Efisiensi, Input Produksi, Usahatani, Desa Kamarora A

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan input luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi padi sawah di Desa Kamarora A Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi, Berapa besar  efisien penggunaan input produksi luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja terhadap tingkat produksi padi Sawah di Desa Kamarora A Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive) dengan jumlah petani responden sebanyak 66 petani dari populasi sebanyak 195 petani padi sawah yang tergolong dalam kelompok tani. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi cobb-douglass dan analisis efisiensi. Hasil analisis input produksi yang digunakan dalam usahatani padi sawah yang terdiri dari:luas lahan (X1), benih (X2), pupuk urea (X3), dan tenaga kerja (X4) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi (Y) pada taraf ?=10%, sedangkan secara parsial penggunaan pupuk  (X3) berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah, sedangkan luas lahan (X1), benih (X2) dan tenaga kerja (X4) berpengaruh nyata terhadap produksi variabel (Y) pada taraf ? =10 %, Determinasi ( ) sebesar 0,928 bahwa variasi variabel faktor produksi padi sawah dapat diterangkan oleh variasi variabel (Xi) sebesar 92,8%, sisanya 7,2 % diterangkan oleh faktor lain yang dimasukan kedalam model. Nilai efisiensi menunjukkan bahwa nilai k dari variabel luas lahan (X1), Benih (X2), dan Tenaga kerja (X4), menunjukkan nilai > 1, dan variabel  pupuk urea (X3),  menunjukkan angka kurang dari 1 artinya tidak efisien. Input produksi yang digunakan dalam usahatani padi sawah seperti luas lahan (X1), variabel Benih (X2), dan Tenaga kerja (X4), dilihat dari segi harga belum efisien, dan variabel pupuk urea (X3), dilihat dari sisi harga tidak efisien.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2022-10-14

Terbitan

Bagian

Articles