FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHUI PRODUKSI KAKAO DI DESA PELAWA KECAMATAN PARIGI TENGAH KABUPATEN PARIGI MAUTONG

Penulis

  • Anggi Wahyudi Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Arifuddin Lamusa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Moh. Alfit Alaihi Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i5.1839

Kata Kunci:

Produksi Kakao, Luas Lahan, Data Panel, Faktor Produksi

Abstrak

Sektor pertanian merupakan sektor yang mampu bertahan dalam kondisi apapun termaksud krisis, sektor pertanian ikut berperan penting dalam pemulihaan ekonomi di indonesia, pertanian juga menjadi salah satu komponen utama dalam program dan strategi pemerinta untuk mengatasi kemiskinan. Salah satu sektor pertanian yang berperan penting bagi ekonomi adalah sektor perkebunan dalam hal ini adalah perkebunan kakao.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja pada usahatani kakao di Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong. Dilaksanakan pada Bulan Agustus 2020 sampai September 2020.  Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel  luas lahan (X1) berpengaruh tidak nyata terhadap peningkatan produksi kakao.  Hal ini ditunjukkan  oleh nilai t hitung 1, 434 <  t tabel  2,045 pada tingkat kepercayaan 95 % artinya  Ho diterima H1 ditolak. Artinya secara parsial variabel bebas luas lahan (X1) berpengaruh tidak nyata terhadap variasi produksi kakao di Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan  pupuk urea (X2) berpengaruh  nyata terhadap produksi kakao. Hal ini ditunjukkan oleh t hitung 2,093 > t tabel 2,045 dengan nilai signifikan 0,045 pada taraf ? 0,05 yang artinya variabel penggunaan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani kakao sehingga H0  ditolak dan H1 diterima, dimana koefisien regresi 0,321. Tanda koefisien yang negatif menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara penggunaan pupuk urea dengan produksi usahatani kakao. Hal ini memiliki pengertian bahwa apabila penggunaan pupuk urea meningkat 1% maka tingkat produksi usahatani kakao akan meningkat sebesar 0,321 % dengan asumsi faktor lain dianggap konstan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2023-10-13

Terbitan

Bagian

Articles