MENINGKATKAN HASIL BAWANG MERAH (Allium aggregatum L.) DENGAN PUPUK CAIR ECO FARMING
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i6.1996Kata Kunci:
Bawang Merah, POC Eco farming, Bima BrebesAbstrak
Bawang merah (Allium ascalonicum. L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan petani, maupun potensinya sebagai penghasil devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk organik cair Eco farming dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas bima. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dari bulan Januari sampai Maret 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor yaitu dosis POC yang terdiri dari enam taraf yaitu: 1) kontrol (tanpa pupuk), 2) 28 ml Eco farming, 3) 50 ml Eco farming, 4) 85 ml Eco farming, 5) 115 ml Eco farming, 6) 135 ml Eco farming. Setiap perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Masing-masing percobaan diujikan tiga tanaman sehingga terdapat 54 polybag. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Eco farming pengaruhnya tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, dengan kata lain, dosis POC yang dicobakan tidak memberikan respons tanaman yang berbeda. Secara visual tanggapan tanaman tersebut memperlihatkan pertumbuhan yang berbeda, tetapi pemberian POC Eco farming sangat baik. Perlakuan 50 ml l-1 air cenderung lebih baik terhadap komponen pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun) dan hasil (diameter umbi), akan tetapi perlakuan POC 85 ml l-1 air berpengaruh lebih baik pada berat segar dan berat daun segar, pemberian POC 115 ml l-1 air berpengaruh lebih baik pada jumlah umbi per tanaman dan berat kering umbi per tanaman, pemberian POC 135 ml l-1 air lebih baik pada berat basah umbi per tanaman dan total padatan terlarut.
