

IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA KEDALAMAN YANG BERBEDA DI WILAYAH LIKUIFAKSI DI DESA JONO OGE
Makmun M., Pata’dungan Y., Toana M. R.

KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN SENSORIS STIK LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR
Satriani S., Kadir S., Rahim A.

IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TUWA KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI
Defritriadi D., Somba B., Djalalembah R. A.

INISIASI TUNAS ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp) PADA BERBAGAI KONSENTRASI BENZYLAMINO PURIN
Fatimah S., Basri Z., Hawalina H.

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK
Ningsih N., P., Idham I., Nursalam N.


EKSPLORASI MAKROFAUNA TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN KAKAO MONOKULTUR DAN POLIKULTUR
Mayang O., Hasriyanty H., Khasanah N.


PERTUMBUHAN STEK LADA DENGAN PEMBERIAN ZPT SINTETIK
Hidayat M., Sangadji M., Rahmi R.
##issue.tableOfContents##
Articles
Abstract 0
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki)
Abdi Budiarto Tudjuka, Syamsuddin Laude
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati Bioboost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan dikebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako selama dua bulan, yaitu mulai bulan Juni sampai September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari, 5 perlakuan. Dengan rincian sebagai berikut:H0 = konsentrasi 0 ml/l air(kontrol) H1 = konsentrasi 30 ml/l air pupuk hayati bioboost , H2 = konsentrasi 60 ml/l air pupuk hayati bioboost, H3 = konsentrasi 90 ml/l air pupuk hayati bioboost, H4 = konsentrasi 120 ml/l air pupuk hayati bioboost. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 4 tanaman, jumlah keseluruhan tanaman yaitu sebanyak 60 tanaman. Parameter yang di amati Tinggi tanaman (cm), Jumlah daun (helai), Berat segar tanaman (g), Berat kering per rumpun (g), Jumlah umbi perumpun, Berat umbi segar perumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian pupuk Hayati yaitu konsentrasi 30-120 ml/l air pupuk hayati Bioboost merupakan konsentrasi yang baik untuk meningkatkan hasil pada tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu.
Abstract 0
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA MEDIA BAGLOG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus L.)
Difa Difa, Muhammad Anshar, Chitra Anggriani Salingkat
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Jamur hidup dengan cara zat-zat makanan, seperti selulosa, glukosa, liginin, protein dan senyawa organisme lainnya. Serbuk gergaji yang baik digunakan sebagai media tanam dari jenis kayu yang keras, sebab banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak. Penambahan dedak untuk meningkatkan nutrisi media tanam dan sebagai sumber karbohidrat, karbon (C), dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi EM4 pada media baglog serbuk kayu gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya jamur tiram putih maka kita dapat penambahan bakteri atau sering disebut dengan efektif mikroorganisme (EM4), EM4 mengandung bakteri pengurai selulosa yang mampu memfermantasikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilaksanakan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu. Waktu penelitian dimulai pada Februari 2024 sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan kosentrasi EM4 sebagai berikut : A0 = tanpa EM4 ,A1 = 5 ml/liter air, A2 = 10 ml/liter air, A3 = 15 ml/liter air dan A4 = 20 ml/liter air. Dengan demikian terdapat 5 perlakuan,setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 baglog, sehingga diperlukan 100 baglog. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi EM4 A1 terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap panjang miselium dan persentase baglog dipenuhi miselium, dan konsentrasi A1 (+ 12kg serbuk gergaji + 4kg dedak padi + 600 gram kapur dolomit) terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap lebar tudung, jumlah tudung dan berat segar.
Abstract 0
KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORIS BERBAGAI JENIS BERAS PADI LADANG
Alamsyah Alamsyah, Rostiati Dg. Rahmatu, Septian Septian
Padi ladang (gogo) merupakan varietas padi baru yang unggul memiliki karakteristik berdaya hasil tinggi, tahan terhadap penyakit bercak coklat, berumur singkat, serta memiliki rasa nasi enak dengan kadar protein yang relatif tinggi. Padi gogo juga memberikan kemudahan pada petani dengan dapat dibudidayakan pada lahan yang kering. Manfaat padi gogo mendukung ketahanan pangan nasional, membantu Indonesia menghadapi tantangan perubahan iklim, membantu menjaga stabilitas harga dipasaran. Beras padi gogo sendiri memiliki tekstur nasi yang pulen dan tahan terhadap penyakit blas dan hawar daun bakteri. Tujuan penelitian ini untuk ntuk mengetahui karakteristik kimia dan sensoris yaitu kandungan Amilopektin, Amilosa, Antioksidan, Kadar air, Kadar pati, warna, aroma, tekstur 7 jenis padi ladang. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri Fakultas Pertanian, dan Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap untuk analisis sifat kimia dan Rancangan Acak Kelompok untuk analisis sifat sensoris. Jenis perlakuan beras padi ladang adalah (Jahara Putih), (Jahara), (Pulu Konta), (Delima), (Buncaili), (Kalendeng Hitam Putih), dan (Situbageundit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis beras terbaik adalah Kalendeng Hitam Putih terhadap sifat kimia dan sensoris beras padi ladang. Kandungan amilopektin dan amilosa membuat tekstur lengket pada nasi karena terdapat jenis pati yang lebih mudah dicerna dan lebih cepat mengikat air, Sedangkan tingginya aktivitas antioksidan akan dapat menangkal radikal bebas. Kadar air dan kadar pati yang terlalu tinggi dapat menyebabkan beras mudah patah dan retak pada saat digiling dan ketika dimasak cenderung menjadi bubur dan skor sensoris akan meningkat seiring meningkatnya tingkat kepulenan nasi tersebut.
Abstract 0
STUDI BEBERAPA SIFAT TANAH PADA LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ceppa L.) DI DESA PALASA KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Salma Salma, Ramlan Ramlan, Dwi Sartika
Beberapa sifat tanah pada lahan tanaman bawang merah memiliki faktor penting untuk memberikan peluang bagi pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya mempengaruhi kesuburan lahan yang mendukung pada pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan beberapa sifat tanah pada lahan bawang merah. Penelitian ini telah diaksanakan di Laboratarium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Dengan mengambil sampel di Desa Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2024 sampai bulan Februari 2025. Sampel tanah diambil pada lahan bawang merah dengan kedalaman 0-20 cm dengan 5 titik pengambilan sampel setiap titik diambil 2 sampel kemudian di kompositkan, total keseluruhan sampel ada 5 sampel tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan tekstur tanah pada lahan kebun bawang merah memiliki kategori Pasir Berlempung dengan nilai rata rata 80,1%-75,2%. pH tanah memiliki kategori Netral dengan nilai rata-rata 6-71%-7,16%. C-Organik tanah memiliki kategori r endah dengan nilai rata-rata 0,53%-1,36%. Kapasitas Tukar Kation memiliki kategori sedang dengan nilai rata-rata 16,75%-23,69%. Meskipun pH netral menjelaskan tanah secara kimia tidak mengalami masalah keasaman, tetapi rendahnya kandungan C-organik, tekstur pasir berlempung menjadi kendala dalam kemampuan tanah dalam menyerap unsur hara. tanah belum dapat dikatakan subur, melainkan termasuk tanah dengan potensial kesuburan Rendah yang masih dapat ditingkatkan melalui penambahan bahan organik atau pengolahan pemupukan yang tepat.
Abstract 0
PERTUMBUHAN STEK LADA DENGAN PEMBERIAN ZPT SINTETIK
Muh Khairuddin Hidayat, Muhd Nur Sangadji, Rahmi Rahmi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman lada terhadap berbagai konsentrasi perendaman zat pengatur tumbuh atonik dan rootone F di desa Tinggede, kecamatan Marawola, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berlangsung pada bulan Maret hingga Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jenis ZPT yaitu ZPT atonik dan rootone F sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi dengan taraf 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. tiap kosentrasi ZPT diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 28 unit tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman rootone F dengan konsentrasi 2000 ppm memperlihatkan hasil terbaik pada pertumbuhan stek tanaman lada pada periode muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas dan jumlah daun. sedangkan hasil terbaik volume akar terdapat pada perendaman rootone F 1000 ppm.
Abstract 0
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum Syn) Var. SERVO PADA BERBAGAI KONSENTRASI NUTRISI AB-mix
Nursyafika Herman, Hidayati Mas’ud
Tomat var. servo merupakan jenis sayuran yang mempunyai kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh, tanaman tomat membutuhkan nutrisi agar bisa menghasilkan buah yang baik. Nutrisi AB-mix memegang peranan penting dalam keberhasilan tanaman hidroponik karena tanpa nutrisi tidak dapat bercocok tanam secara hidroponik. AB-mix merupakan pupuk yang dapat digunakan sebagai larutan nutrisi dalam sistem hidroponik. Penggunaan nutrisi bertujuan untuk menyediakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman seperti menyediakan nutrisi lengkap yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkn tanaman. Media tumbuh tanaman hidoponik menggunakan arang sekam, dimana media ini juga sangat ekonomis dan mudah untuk didapatkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai juni 2024, bertempat di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari konsentrasi nutrisi AB-mix yang berbeda yaitu P1 = AB-mix 2,5 ml/L, P2 = AB-mix 5 ml/L, P3 = AB-mix 7,5 ml/L, P4 = 10 ml/L, P5 = AB-mix 12,5 ml/L dan P6 = AB-mix 15 ml/L. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh 18 unit percobaan, setiap satuan unit percobaan menggunakan 5 tanaman sehingga keseluruhan terdapat 90 tanaman. Data pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Anova). Apabila berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan Uji BNJ 5%. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh nyata larutan nutrisi AB-mix terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, umur berbunga, total jumlah buah dan total berat buah pertanaman. Perlakuan dengan larutan nutrisi AB-mix 7,5 ml/L menghasilkan nilai tertinggi pada parameter tinggi tanaman, total jumlah buah pertanaman dan total berat buah pertanaman.
Abstract 0
EKSPLORASI MAKROFAUNA TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN KAKAO MONOKULTUR DAN POLIKULTUR
Oriza Meiftah Mayang, Hasriyanty Hasriyanty, Nur Khasanah
Peran makrofauna tanah sebagai pengurai sangat berguna dalam proses jaring-jaring makanan yang ada yang hasilnya dimanfaatkan oleh tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan keanekaragaman dari makrofauna tanah yang terdapat pada lahan pertanaman kakao tipe monokultur dan tipe polikultur. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan April 2023. Pengambilan sampel dilakukan di lahan pertanaman kakao di Desa Saloya, Kec. Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Sampel diidentifikasi di Laboratorium Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi langsung pada lahan pertanaman kakao untuk mengindentifikasi makrofauna tanah yang terdapat pada lahan monokultur dan polikultur dan di klasifikasikan sesuai dengan Ordo, Famili dan Genus pada setiap spesies. Data hasil identifikasi di analisis pada indeks kepadatan, indeks dominansi, indeks keanekaragaman dan uji t tidak berpasangan.hasil penelitian memperoleh 7 ordo, 9 Famili, 11 genus dan spesies. Spesies yang paling banyak ditemukan baik di lahan pertanaman kakao monokultur ataupun polikultur yaitu Selonopsis. invicta (Hymenoptera : Formicidae) dengan jumlah 133 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 166 ekor dan paling sedikit yaitu Gryllotalpa grillotalpa (Orthoptera : Gryllotalpa). berjumlah 2 ekor pada lahan monokultur dan lahan polikultur berjumlah 3 ekor. Indeks kepadatan di perkebunan kakao monokultur dan polikultur masuk dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata pada lahan mokulutur sebedsar 231,12 ekor/ 1,6m2 dan pada lahan monokulur sebesar 270,62 ekor/ 1,6m2, Indeks dominansi termasuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur sebesar 0,28 dan pada lahan polikultur sebesar 0,26 indeks keaenkaragaman pada lahan perkebunan kakao termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata pada lahan monokultur 1,41 dan 1,46 pada lahan polikultur. Semua spesies makrofauna yang didapatkan berpengaruh signifikan kecuali S. invicta dan P. spiralis tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi tipe lahan berbeda.
Abstract 0
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (vigna sinensis L.) PADA BERBAGAI PEMBERIAN KONSENTRASI POC NASA
Rajun Padoman S, Bahrudin Bahrudin
Kacang panjang adalah tanaman semusim yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan merupakan tanaman hortikultura yang mudah diolah menjadi makanan dan kaya nutrisi seperti vitamin, protein, lemak nabati, karbohidrat dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang akibat berbagai pemberian konsentrasi POC Nasa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor perlakuan yaitu Faktor pemberian POC Nasa yang terdiri dari 5 taraf berbeda yaitu P0 = control (tanpa perlakuan), P1 = 5ml/liter/bedeng, P2 = 10ml/ liter/bedeng, P3 = 15ml/liter/bedeng, P4 = 20ml/liter/bedeng. percobaan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. pada pengamatan tinggi tanaman 2-4 MST tanaman tertinggi terdapat pada konsentrasi 15ml/liter air dengan rata-rata 19,06cm, 65,81cm, 141cm sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Pada pengamatan 2-4 MST menunjukan bahwa jumlah daun yang paling banyak diperoleh terdapat pada konsentrasi 20ml/liter yaitu 5 helai, 8,50 helai, 17,81 helai sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukan berat polong pertanaman yang paling berat terdapat pada konsentrasi 20ml/liter dengan rata-rata 102,49 gram dan yang terendah terdapat pada kontrol. Dari hasil uji BNJ 5% menunjukkan bahwa polong terpanjang terdapat pada konsentrasi 15ml/liter dengan rata-rata 46,26 cm, sedangkan yang terendah terdapat pada konsentrasi 10ml/liter air.
Abstract 0
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK
Nindi Puspita Wahyu Ningsih, Idham Idham, Nursalam Nursalam
Jagung pulut (Zea mays ceratina) merupakan salah satu jenis jagung yang sering dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras oleh masyarakat di Pulau Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan yaitu : kontrol, NPK 200 kg.ha-1, NPK 250 kg.ha-1, NPK 300 kg.ha-1, NPK 350 kg.ha-1, NPK 400 kg.ha-1 perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga secara keseluruhan terdapat 30 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pupuk NPK dengan dosis 200 kg.ha-1 telah dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung khususnya pada tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol dengan kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, baris biji, baris pertongkol, bobot tongkol perpetak dan produksi (ton/ha). Peningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung berdasarkan pengamatan terhadap tinggi tanaman, diameter tongkol, berat tongkol perpetak dan produksi (ton/ha) dapat terlihat setelah pemberian pupuk NPK dengan dosis 250 kg.ha-1.
Abstract 0
INISIASI TUNAS ANGGREK DENDROBIUM (Dendrobium sp) PADA BERBAGAI KONSENTRASI BENZYLAMINO PURIN
Siti Fatimah, Zainuddin Basri, Hawalina Hawalina
Keberhasilan perbanyakan tanaman secara in vitro ditentukan oleh sejumlah faktor, antara lain konsentrasi zat pengatur tumbuh, seperti BAP yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi BAP yang lebih efektif bagi inisiasi tunas anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang berlangsung dari bulan Januari hingga Juni 2021. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yang dicobakan, yaitu konsentrasi BAP yang terdiri atas empat taraf, yaitu: 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. Setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga jumlah unit percobaan sebanyak 16 unit. Data dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman dan dilanjutkan dengan uji BNJ guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP dapat meningkatkan pertumbuhan anggrek Dendrobium saat inisiasi. Media MS yang disuplai 3 ppm BAP lebih efektif untuk inisiasi tunas dengan menghasilkan jumlah tunas paling banyak (rata-rata 2,38 tunas per eksplan). Penggunaan media yang ditambahkan 2 ppm BAP diperoleh pertumbuhan tunas paling tinggi (rata-rata 0,96 cm per tunas), pembentukan akar paling banyak (rata-rata 2,63 bulu akar per eksplan) dan pembentukan daun relatif banyak (rata-rata 3,63 helai per eksplan).
Abstract 0
IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TUWA KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI
Defritriadi Defritriadi, Bunga Elim Somba, Rully Akbar Pribudi Djalalembah
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi. sedangkan analisis sifat fisika tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian dilaksanakan Pada bulan Agustus hingga September 2022. Dan penelitian berlanjut di lab ilmu tanah pada bulan Februari hingga Juni 2023 Sampel tanah diambil dari 6 titik yang berbeda 1 titik diambil 3 sampel tanah, sehingga total pengambilan sampel tanah sebanyak 18 sampel. Hasil penelitian sifat fisik yang beragam tekstur tanah sendiri di dominasi lempung berpasir, total pori 21,23% hingga 34,47% dengan kriteria sangat buruk, permeabilitas kriteria agak cepat dan sedang, Bulk Density tanah berkriteria berat, C Organik tertinggi di peroleh pada lahan tegalan kakao 4,55 %, Kadar air kapasitas lapang dan Kadar air jenuh 22,55% - 38,89% tertinggi di peroleh pada lahan perkebunan jagung , dan pada batas plastis dan Indeks plastis nilai tertinggi pada tegalan jagung 20,93% dan perkebunan kakao 11,39%, sedangkan untuk batas cair keriteria tertinggi pada lahan tegalan jagung dengan nilai 22,94 %.
Abstract 0
KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN SENSORIS STIK LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR
Satriani Satriani, Syahraeni Kadir, Abdul Rahim
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan karakteristik fisik dan kimia stik labu kuning yang disukai panelis dari penambahan ekstrak daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Fakultas pertanian Universitas Tadulako dan Laboratorium Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang diterapkan untuk analisis sifat fisik dan kimia sedangkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan untuk analisis sifat sensoris stik. Dengan formulasi perlakuan ekstrak daun kelor, 0 g, 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g. Skala hedonik yang digunakan yaitu 7= sangat suka, 6= suka, 5= agak suka, 4= netral, 3= agak tidak suka, 2= tidak suka, 1= sangat tidak suka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor 20 g memberikan karakteristik fisik dan kimia terbaik terhadap stik dengan nilai rendemen 65,38%, dan aktivitas DPPH 47,85% dengan IC50 73,01 (kuat), namun tanpa penambahan ekstrak daun kelor menunjukkan stik terbaik dengan nilai kadar air 4,16% dan kadar abu 1,17%. Adapun stik labu kuning yang paling disukai panelis adalah tanpa ekstrak daun kelor. Skor warna 73,33% (sangat suka), tekstur 73,33% (sangat suka), aroma 66,66% (suka), rasa 66,66% (suka) dan tingkat kesukaan secara keseluruhan 80% (sangat suka). Penambahan ekstrak daun kelor 5 g masih diterima panelis dengan skor warna 53,33% (agak suka), tekstur 46,66% (Netral), aroma 53,33% (agak suka), rasa 60% (suka), kesukaan keseluruhan 60% (suka).
Abstract 0
IDENTIFIKASI SIFAT FISIK TANAH PADA KEDALAMAN YANG BERBEDA DI WILAYAH LIKUIFAKSI DI DESA JONO OGE
Muhamad Sukron Makmun, Yosep Soge Pata’dungan, Moh Rizqi Chaldun Toana
empa dapat mengakibatkan likuifaksi pada tanah yang berpasir dan jenuh air serta longsor, karena tanah kehilangan kekuatan terhadap gaya gesek tanah, akibatnya gempa dapat menyebabkan terjadinya longsor, kehilangan kekuatan daya dukung fondasi, dan penurunan fondasi yang berlebihan. Sifat fisik tanah berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman karena akan menentukan penetrasi akar di dalam tanah, kemampuan tanah menahan air, drainase, aerasi tanah dan ketersediaan unsur hara tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sifat fisik tanah yang berbeda kedalamannya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jono Oge kabupaten sigi. Analisis sifat fisik tanah di lakukan di laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini di laksanakan di bulan Januari sampai Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan di lakukan survey dilapangan terlebih dahulu kemudian di analisisis di laboratorium. Penentuan titik sampel tanah di ambil secara acak dengan tempat yang seragam kemudian di tentukan titik koordinatnya. Sampel tanah di ambil menggunakan ring sampel untuk tanah utuh dan plastik gula untuk tanah tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat fisik tanah pada Desa Jono Oge memiliki tekstur pasir paling tinggi di kedalaman 150‑160 cm di Titik 1 dengan presentase pasir sebesar 96,6 %,presentase konduktivitas hidrolik paling tinggi sebesar 12,90 cm/jam, kadar air kapasitas lapang paling tinggi sebesar 24,14%, presentase porositas total paling tinggi sebesar 38,54 %, dengan partikel density paling tinggi dengan presentase 20,63 g/cm3, dan presentase paling tinggi bulk density yaitu sebesar 1,71 g/cm3. di Titik 2 memiliki tekstur pasir paling tinggi di kedalaman 70-80cm yaitu sebesar 86,3%, untuk presentase konduktivitas hidrolik paling tinggi sebesar 11,82 cm/jam, kadar air kapasitas lapang paling tinggi yaitu sebesar 22,94%, porositas sebesar 35,29%, partikel density sebesar 2,55 g/cm3, dan bulk density sebesar 1,70 g/cm3.
Abstract 0
EFEKTIVITAS EKSTRAK Piper aduncum L. TERHADAP POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG.
Jumardi Jumardi, Abd Wahid
Spodoptera frigiperda J. E Smith merupakan salah satu hama pada pertanaman jagung yang memakan jaringan daun berupa helai pucuk yang serangannya terdapat lubang gerekan mulai dari tepi hingga ke bagian dalam daun, bahkan hanya menyisahkan tulang daun, rata-rata tingkat intensitas serangan S. frugiperda cukup tinggi sebesar 57,62% pada umur 42 HST. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) sebagai pengendali hama S. frugiperda pada tanaman jagung (Zea mays L.) serta produksinya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan, Kel. Tondo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0= 0 g/l, P1= 50 g/l, P2= 100 g/l, P3= 150 g/l, P4= 200 g/l, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali, dan jumlah tanaman sampel per perlakuan sebanyak 10 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan ektrak daun sirih hutan (Piper aduncum L.) 150 g/l air efektif menekan populasi larva S. frugiperda sebanyak 2.50 ekor/ 10 tanaman, intensitas serangan sebesar 26.40% (pada tanaman jagung umur 42 HST). dan produksi mencapai 14.34 ton/ha.
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.