Pengaruh Umur Biakan Cendawan Aspergillus sp. Isolat Lokal Palolo Terhadap Mortalitas Helopeltis spp. (Hemiptera : Miridae)

Article History

Submited : June 23, 2020
Published : April 28, 2017

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah spora dalam perbedaan umur biakan cendawan Aspergillus sp. isolat lokal palolo terhadap mortalitas Helopeltis spp. Penelitian ini mengunakan metode eksperimental desain yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL),  yakni  melakukan pengujian jumlah spora pada setiap masing-masing umur biakan 3, 5, 7, dan 9 hari, serta dosis spora pada masing-masing umur biakan dari isolat lokal Palolo Aspergillus sp. terhadap kematian serangga uji Helopeltis spp. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, dari bulan Mei 2015 sampai bulan Juli 2015. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada perlakuan P4 (umur biakkan 9 hari) jumlah sporanya lebih banyak yakni 8,748 x 106 sel dan memiliki daya efektif yang lebih baik dalam mematikan serangga uji Helopeltis spp. dibandingkan dengan perlakuan umur biakkan 3 hari, 5 hari, dan 7 hari.

Pasaru, R., Panggeso, J., & Khasanah, N. (2017). Pengaruh Umur Biakan Cendawan Aspergillus sp. Isolat Lokal Palolo Terhadap Mortalitas Helopeltis spp. (Hemiptera : Miridae). AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 5(2), 183 - 189. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/122
Fulltext