Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung (Ipomea reptans Poir) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Bokashi Kotoran Sapi

Article History

Submited : October 21, 2020
Published : November 11, 2020

Kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) adalah tanaman semusim atau tahunan yang merupakan sayuran daun yang penting di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi kotoran sapi dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 - Januari 2018.Lokasi penanaman, pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman kangkung dilakukan di Desa Sidera Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi dan pengukuran kadar klorofil, luas daun, berat segar tajuk, berat segar akar, serta berat segar total tanaman kangkung dilakukan di Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkanRancangan Acak Kelompok (RAK); sebagai perlakuan dosis pupuk bokashi yang terdiri dari 5 taraf  yaitu:(A) tanpa pupuk (kontrol),(B)pupuk bokashi 7,5 ton/ha, (C) pupuk bokashi 15 ton/ha, (D)pupuk bokashi 22,5 ton/ha, dan (E)    pupuk bokashi 30 ton/ha, masing-masing perlakuan diulang 4 (empat)kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan pupuk organik bokashi kotoran sapi berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung pada semua parameter yang diamati, kecuali pada pengamatan tinggi tanaman umur 20 hst dan pengamatan jumlah daun pada umur 20 hst. Perlakuan pupuk bokashi dengan dosis 30 ton/ha memberikan pertumbuhan yang tertinggi pada semua parameter pengamantan, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk bokashi 22,5 ton/ha.

Anggara, R. 2009. Pengaruh Ekstrak Kangkung Darat (Ipomea Reptans Poir) Terhadap Efek Sedasi pada Mencit BALB/C. Jurnal Agronomi 2 (4) : 21-29

Atikah TA. 2013. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Ungu Varietas Yumi F1 Dengan Pemberian Berbagai Bahan Organik dan Lama Inkubasi pada Tanah Berpasir. Jurnal Anterior 12(2):6-12.
Damanik, M.B., B. E. Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin, dan H. Hanum, 2010. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan. Hlm. 166-194.

Gao M, Li J, and X.Zhang. 2012. Responses of soil fauna structure and Leaf litter decomposition to effective microorganism treatments in da hinggan mountains, china. Chinese Geographical Science 22(6):647-658.

Gardner, F.P., R.B. Pearce and R.L. Mitchell. 1991. Physiology of Crop Plants (Fisiologi Tanaman Budidaya, alih bahasa oleh HerawatiSusilo).University of Indonesia Press. Jakarta.

Haryanto, T. Suhartini dan E. Rahayu.2002. Tanaman Sawi dan Selada. Penebar Swadaya. Jakarta.

Jumin, H.B., 2002. Agroteknologi Suatu Pendekatan Fisiologi. PT Raja Grafindo Perseda. Jakarta.

Kastalani, Maria, E. K dan S. Melati. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Terhadap Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Jurnal Ilmu Hewani Tropika Vol 5. No. 1.

Lakitan, B. 2008. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lasmadi, R. D., Malalantang S. S., Rustandi, Anis S. D. 2013. Pertumbuhan dan Perkembangan Rumput Gajah Drawft (Pennisetum purpureum cv Mott) yang Diberi Pupuk Organik Hasil Fermentasi EM4. Jurnal Zootek: Vol. 32, No. 5 : 158-171.

Lingga, P. 1999. Petunjuk Penggunaan Pupuk. PT Penebar Swadaya. Jakarta.

Lingga, P. dan Marsono, 2008. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta

Sutedjo, M.M., 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta. Hlm. 24-31.

Novizan.2001. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agro Media Pustaka. Jakarta.Loveless, A.R., 1987. Prinsip-prisipBiologi Tumbuhan untuk Daerah Tropik. PT Gramedia. Jakarta.

Sholeh, Nursyamsi, D. Adiningsih, S.J. 1997. Pengolahan Bahan Organik dan Nitrogen untuk Tanaman Padi dan Ketela Pohon pada Lahan Kering yang Mempunyai Tanah Ultisol di Lampung. Prosiding : Pertemuan Pembahasan dan Komunikasi Hasil Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bidang Kimia dan Biologi Tanah. Departemen Pertanian. Halaman 193-206.

Shoreayanto. 2002. Pengaruh Dosis Dan Waktu Pemberian Bokashi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Putih (Allium Sativum L.) Fakultas Pertanian Jurusan Agronomi. Malang. Universitas Muhammadiyah Malang. Skripsi. Tidak diterbitkan
Sutarta, E. S, S. Rahutomo, W. Darmosarkoro, dan Winarna. 2003. Peranan unsur hara dan sumber hara pada pemupukan tanaman kelapa sawit, hal. 81. Dalam W.

Suwandi.R. 2009. Bertanam Sawi Hijau. Penerbit CV Aneka Ilmu. Semarang.

Sriharti dan Salim. 2007. Pengaruh Berbagai Kompos Terhadap Produksi Kangkung Darat. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan” 30 Januari, Yogyakarta.

Wijaya,K.A. 2008. Nutrisi Tanaman sebagai Penentu Kualitas Hasil dan Resistensi Alami Tanaman. Prestasi Pustaka. Jakarta.
Zalna, Z., Hadid, A., & Muhardi, M. (2020). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kangkung (Ipomea reptans Poir) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Bokashi Kotoran Sapi. AGROTEKBIS : E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 6(6), 809 - 817. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/592
Fulltext