Respon Perkecambahan Beberapa Kultivar Padi Gogo Pada Tekanan Osmosis Peg (polyethylene glycol) Yang Berbeda

Authors

  • Irsam Irsam Mahasiswa Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako
  • Sakka Samudin Dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako
  • Enny Adelina Dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako

Keywords:

Padi gogo, PEG 6000, respon perkecambahan, tekanan osmosis

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako dari bulan Maret - April 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon perkecambahan beberapa kultivar padi gogo pada tekanan osmosik PEG (polyethylene glycol) yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang disusun dengan pola faktorial dua faktor menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama terdiri lima kultivar. Faktor kedua terdiri atas empat perlakuan PEG 6000 dengan perbedaan tekanan, yaitu tanpa PEG,-1 bar, -2 bar, dan -3 bar, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan yang diulang empat kali. Hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (Uji-F), apabila hasil analisis ragam menunjukkan perbedaan nyata dilakukan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan semua varietas padi gogo lokal memiliki respon berkecambah hingga pemberian tekanan osmosis -3 bar. Kultivar Tagolu dan Tokalang memiliki kecepatan lebih tinggi pada fase perkecambaha. Kultivar Tokalang merupakan varietas yang toleran terhadap kekeringan dan memilikii kemampuan berkecambah normal. Pemberian tekanan osomosis berupa PEG 6000 hingga -3 bar menyebabkan cekaman kekeringan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2016-06-30

Issue

Section

Articles