PERSEPSI PETANI TENTANG RESIKO BIAYA PADA USAHATANI KAKAO DI DESA BUKIT HARAPAN KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU

Penulis

  • Aldy Samma Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Lien Damayanti Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Muh. Fahruddin Nurdin Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v12i1.2032

Kata Kunci:

Persepsi Petani, Resiko Biaya, Kakao

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani tentang resiko biaya pada usahatani kakao di di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Penentuan responden pada penelitian ini menggunakan metode sensus dimana yang dijadikan populasi yaitu seluruh petani kakao di Desa Bukit Harapan yang berjumlah 61 orang yang diperoleh dari data pemerintah desa setempat. Analisis yang di gunakan yaitu skala likert dan analisis deskriftif untuk menentukan persepsi petani kakao. Hasil analisis menunjukkan Persepsi Petani Tentang Resiko Biaya Pada Usaha Kakao Di Desa Bukit Harapan Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu Petani memininimalkan Penggunaan Pestisida ,Pupuk Dan Tenaga kerja dalam usahataninya. Ini disebababkan karena pengadaan pupuk memiliki resiko pada kategori Tinggi (72,24%), resiko Pengadaan Pestisida pada kategori Tinggi (71,15%), dan resiko penggunaan Tenaga kerja pada kategori Tinggi (73,77%), serta dimana rata rata besar biayanya yaitu pengadaan pupuk Rp. 2.106.721/1,90 Ha,Pengadaan Pestisida Rp. 755.492/1,90 Ha dan Penggunaan Tenaga kerja sebesar Rp.1.608.197/1,90 Ha.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2024-02-28

Terbitan

Bagian

Articles