EKSPLORASI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN DARI TANAH PERTANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.)

Penulis

  • Megawati Megawati Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Flora Pasaru Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Jl. Soekarno-Hatta Km9, Tondo-Palu 94118, Sulawesi Tengah. Telp. 0451-429738
  • Hasriyanty Hasriyanty Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Jl. Soekarno-Hatta Km9, Tondo-Palu 94118, Sulawesi Tengah. Telp. 0451-429738

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i2.2548

Kata Kunci:

Indetifikasi, Fusarium sp, Trichodrma sp, S. exigua, Patogenisitas

Abstrak

Penggunaan cendawan entomopatogen sebagai agens pengendali hayati merupakan salah satu cara untuk menghindari dampak negatif bahan kimia terhadap lingkungan.Beberapa organisme yang dapat bertindak sebagai agens hayati meliputi hewan vertebrata, serangga, nematoda, bakteri, virus dan jamur atau cendawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cendawan entomopatogen pada tanah pertanaman bawang merah yang berpotensi sebagai agen hayati. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap pertama dengan melakukan survey lokasi dan tanah serta pengambilan sampel tanah pertanaman bawang merah di Desa Oloboju, Salowe dan Pombewe, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada kedalaman tanah yaitu 0-30 cm. Tahapan kedua melakukan identifikasi cendawan entomopatogen yang didapatkan dari larva dilaboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan. Pada tahap ketiga dilakukan uji patogenisitas cendawan dengan pengenceran spora 10-3/ml, 10-5/ml, 10-7/ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan yang ditemukan memiliki kemiripan dengan cendawan Fusarium sp. Dan Trichoderma sp. Pada uji patogenesitas , kedua cendawan mampu menimbulkan infeksi pada larva S. exigua.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2025-06-05

Terbitan

Bagian

Articles