Karakteristik Kimia Tepung Biji Kelor (Moringa oleifera Lam.) Dari Berbagai Ketinggian Tempat Tumbuh

Penulis

  • Muh. Saadilah Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Rostiati Rahmatu Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Syahraeni Kadir Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Ketinggian tempat tumbuh, Kimia, Tepung biji kelor

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas biji kelor dengan karakteristik kimia tepung biji kelor terbaik berdasarkan ketinggian tempat tumbuh tertentu tanaman kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola satu faktor. Sebagai perlakuan adalah ketinggian tempat tumbuh tanaman kelor yaitu 0-150 m dpl; 151-300 m dpl; 301-450 m dpl; dan >451 m dpl. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 16 unit percobaan. Perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata kemudian diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5% atau 1%. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik kimia terbaik terdapat pada kadar protein dengan perlakuan 0-150 m dpl yakni 41,26%, kadar lemak dengan perlakuan 151-300 m dpl yakni 31,85% dan pada perlakuan>451 m dpl diperoleh kadar air yakni 7,94%, kadar serat yakni 32,26% dan kadar abu yakni 4,59%.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2018-02-28

Terbitan

Bagian

Articles