ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI DESA SARJO KECAMATAN SARJO KABUPATEN MAMUJU UTARA

Penulis

  • Yuni Sartika Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Abdul Muis Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Dafina Howara Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Analisis Pendapatan Cabai Merah Keriting

Abstrak

Produktivitas usahatani akan semakin tinggi bila petani atau produsen mampu mengalokasikan input produksi secara optimal guna mendapatkan keuntungan. Desa Sarjo merupakan penghasil terbesar cabai di Kecamatan Sarjo. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan petani cabai merah keriting di Desa SarjoKecamatan Sarjo Kabupaten Mamuju Utara.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sarjo Kecamatan Sarjo Kabupaten Mamuju Utara, pada Bulan April sampai Bulan Juli 2018. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus dengan mengambil  keselurhuan populasi petani cabai merah keriting sebanyak 20 petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adapun rata-rata total biaya produksi cabai merah keriting di Desa Sarjo Kecamatan Sarjo Kabupaten Mamuju Utara.  Rp. 172.152.872/0,65 ha/MT atau sebesar Rp. 8.657.644/0,65 /ha/MT dan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 13.870.000/0,65 ha/MT atau sebesar  Rp. 21.338.461/ha/MT sehingga pendapatan diperoleh sebesar Rp. 5.212.356/0,65  ha/MT atau sebesar Rp. 8.019.010/ha/MT.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2020-06-25

Terbitan

Bagian

Articles