PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI DAN LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L).

Penulis

  • Nurlaelah Nurlaelah Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Fathurrahman Fathurrahman Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Tanaman Selada, Pupuk organik cair urin sapi, Pupuk organil cair Limbah tahu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian  pupuk organik cair urin sapi dan limbah tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di desa Kabobona Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi dan Di Lab Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan penelitian dimulai bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2019. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk organik cair urin sapi (U) yaitu :u0= tanpa pemberian POC urin sapi+ 100 ml air/polybag, u1= 20 ml POC urin sapi + 80 ml air/polybag, u2= 40 ml POC urin sapi + 60 ml air /polybag. Faktor kedua dosis pupuk organik cair limbah tahu (L) yaitu : l0= tanpa pemberian POC limbah tahu + 100 ml air/polibag, l1= 30 ml POC limbah tahu+ 60 ml air/polybag, l2= 60 ml POC limbah tahu + 40 ml air /polybag. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 27 unit percobaan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pemberian pupuk organik cair urin sapi 20 ml memberikan pengaruh pada bobot segar dan bobot kering tanaman. Pemberian pupuk organik cair limbah tahu tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan demikian pula dengan interaksi antara pemberian pupuk organik cair urin sapi dan limbah tahu.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2020-12-28

Terbitan

Bagian

Articles