MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK KOPI BUBUK INDUSTRI RAJA BAWANG DI KELURAHAN BIROBULI KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU

Authors

  • Fadhel Gunawan Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Dafina Howara Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Al Alamsyar Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i6.2011

Keywords:

Kopi, Bahan Baku, Raja Bawang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan persediaan pengaman (Safety Stock) agar tidak terjadi kekurangan atau kelebihan bahan baku yang akan menghambat proses produksi untuk memenuhi permintaan konsumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa Jumlah pembelian optimal bahan baku kopi dengan menggunakan metode EOQ, analisis persediaan bahan baku kopi pada periode produksi Januari – Desember 2019 rata-rata sebesar 751,27 Total biaya persediaan bahan baku optimal yang dikeluarkan oleh Industri Raja Bawang pada periode produksi Januari – Desember 2019 rata-rata sebesar Rp. 122,455 Persediaan pengaman atau safety stock yang harus selalu tersedia di gudang Industri Raja Bawang pada periode produksi Januari – Desember 2019 sebesar 10 Kg.Titik pemesanan kembali (reorder point) bahan baku kopi yang harus dilakukan oleh Industri Raja Bawang pada periode Januari – Desember 2019 sebesar 67,78 Kg setiap bulannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2024-01-04

Issue

Section

Articles