Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Kakao Sambung Samping Dan Sambung Pucuk Di Desa Sidole Barat Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong

Authors

  • Hamdan Fahruddin Mahasiswa Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako
  • Yulianti Kalaba Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako
  • Sulaeman Sulaeman Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako

Keywords:

Biaya, Harga, Komparatif, Penerimaan, Produksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara usahatani kakao sambung samping dengan sambung pucuk. Penelitian ini dilakukan di Desa Sidole Barat Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong dengan responden sebanyak 30 responden dari 2 macam populasi 2 populasi sebesar 125 petani kakao sambung samping (17) dan sambung pucuk (13). Penentuan sampel dilakukan dengan metode (Propotional Stratified Random Sampling).  Pendekatan yang dilakukan untuk mejawab tujuan ini adalah analisis pendapatan, yaitu rasio antara penerimaan dan total biaya.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani kakao sambung samping sebesar Rp.42.304.095,12/Ha/Thn sedangkan usahatani kakao sambung pucuk sebesar Rp. Rp.22.563.561,09/Ha/Thn. Sedangkan analisis perbedaan pendapatan sambung samping dan sambung pucuk menggunakan t-uji dua sampel, kesimpulan pengujian dilakukan dengan membandingkan antara thitung dengan ttabel, nilai t-hitung (5,93) lebih besar dari t-tabel (1,701) Dapat disimpulkan bahwa pendapatan usahatani kakao sambung samping lebih besar daripada usahatani kakao sambung pucuk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2019-02-28

Issue

Section

Articles