RESPON PERTUMBUHAN STEK MAWAR (Rosa sp.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI ROOTONE-F DAN JENIS MEDIA TANAM

Penulis

  • Megawati Megawati Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Yohanis Tambing Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Stek Mawar, Konsentrasi Rootone-F, Jenis Media Tanam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian zat pengatur tumbuh Rootone-F dan jenis media tanam terhadap pertumbuhan stek mawar, mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi pemberian zat pengatur tumbuh Rootone-F yang lebih baik terhadap pertumbuhan stek mawar, dan mengetahui pengaruh jenis media tanam terhadap pertumbuhan stek mawar. Penelitian telah dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini dimulai dari bulan Oktober sampai bulan Desember 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Rootone-F (R) terdiri dari empat taraf yaitu: R0 (tanpa Rootone-F atau kontrol), R1 (Rootone-F 50 ppm), R2 (Rootone-F 100 ppm), dan R3 (Rootone-F 150 ppm). Faktor kedua yaitu jenis media tanam (M) terdiri dari  dua jenis yaitu : M0 (media tanam pasir), M1 (media tanam pasir+arang sekam), M2 (media tanam pasir+cocopeat) dan M3 (media tanam pasir+arang sekam+cocopeat). Kedua faktor  menghasilkan 16 kombinasi perlakuan dan diulang tiga kali sehingga keseluruhan berjumlah 48 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdapat 3 tanaman sehingga total  menjadi 144 polybag. Perlakuan yang  berpengaruh nyata diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan berbagai konsentrasi Rootone-F dan jenis media tanam tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan. Demikian juga perlakuan jenis media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan yang dilakukan. Namun perlakuan konsentrasi Rootone-F berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas pada umur 28 HST, 42 HST, dan 56 HST. Demikian juga pada panjang tunas (cm), jumlah daun (tangkai) dan jumlah bunga pada pengamatan 6 MST, 7 MST dan 8 MST.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2021-12-15

Terbitan

Bagian

Articles