Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Sambung Samping Di Desa Sigimpu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi

Penulis

  • Lusnita Lusnita Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Abdul Muis Dosen Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Dance Tangkesalu Dosen Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Kakao sambung samping, Pendapatan Petani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani kakao sambung samping di Desa Sigimpu dan menganalisis  pendapatan petani kakao sambung samping di Desa Sigimpu.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September  sampai Oktober 2016. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Sampel Acak Sederhana sedangkan penentuan jumlah responden menggunakan rumus slovindimana jumlah sampel sebanyak 32 responden.Hasil analisis menunjukkan responden petani di Desa Sigimpu memiliki karakteristik yakni: sebagian besar petaninya laki-laki rata-rata umurnya 44 tahun, rata - rata tingkat pendidikan formal 6 tahun (tingkat dasar) tergolong masih rendah, jumlah tanggungan keluarga rata-ratanya 3 orang, pengalaman berusahatani kakao rata-ratanya 20 tahun. Rata-rata penerimaan usahatani kakao sambung samping di Desa Sigimpu adalahRp.23.457.187,50/1,28Ha atau Rp.18.325.927,70/Ha, rata-rata total biaya usahatani sebesar Rp.3.905.955,06/1,28Ha atau Rp.3.051.527.39/Ha dan rata-rata pendapatan usahatani kakao sambung samping adalah Rp. 19.551.232,40/1,28 Ha atau Rp.15.274.400,30/Ha dan rata-rata pendapatan usahatani setiap bulan sebesar Rp. 4.994.391,32/1,43Ha/bulan atau Rp. 3.457.616,30/Ha/bulan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2018-02-28

Terbitan

Bagian

Articles