ANALISIS PEMASARAN CABAI RAWIT DI DESA ASTINA KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Penulis

  • Reni Anggreani Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Hadayani Hadayani Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Sulmi Sulmi Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Analisis Pemasaran, Cabai Rawit

Abstrak

Cabai rawit merupakan salah satu jenis komoditas sayuran yang dibudidayakan, dikembangkan, dan dikonsumsi oleh masyarakat luas untuk pemenuhan kebutuhan. Cabai rawit menjadi salah satu jenis cabai yang banyak dikonsumsi sebagai bahan bumbu masakan. Konsumsi yang tinggi membuat petani harus meningkatkan produksi cabai rawit merah agar selalu dapat memenuhi permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan.  Hasil penelitian yang dilakukan margin pemasaran cabai rawit yang diperoleh di Desa Astina pada saluran pertama yaitu sebesar Rp.5.000/Kg, sedangkan margin pemasaran cabai rawit yang diperoleh pada saluran kedua yaitu sebesar Rp.12.500/Kg. Bagian harga yang diperoleh petani dari pemasaran cabai rawit pada saluran pertama yaitu sebesar 0,80%, sedangkan bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua yaitu sebesar 0,58%, saluran yang paling menguntungkan bagi petani yaitu saluran pertama dengan bagian harga yang diperoleh sebesar 0,8%. Efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Astina pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 1,23% dan saluran kedua diperoleh hasil sebesar 2,94%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran pertama dengan nilai efisiensi sebesar 1,23%.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2021-06-30

Terbitan

Bagian

Articles