ANALISIS PENDAPATAN USAHA BAWANG GORENG PADA INDUSTRI LINDA DI KOTA PALU

Penulis

  • Bani Prayitno Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Christoporus Christoporus Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Siti Yuliaty Chansa Arfah Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Pendapatan, Bawang Merah Lembah Palu, Bawang Goreng

Abstrak

Bawang merah varietas Lembah Palu (Allium Wakegi Arraki), yang diunggulkan Provinsi Sulawesi Tengah adalah jenis bawang goreng, yakni bawang merah lokal yang biasa disebut sebagai bawang batu dan sudah dikenal keunggulannya dari segi aroma serta tekstur yang khas sehingga banyak disukai konsumen, baik di nusantara maupun mancanegara. Bawang merah jenis goreng ini sering disebut juga bawang merah lembah Palu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendapatan industri bawang goreng Linda Di Kota Palu. Penelitian dilaksanakan di Industri bawang goreng Linda pada bulan Januari sampai Februari 2020. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purpossive). Responden berjumlah 3 yaitu pemilik dan 2 karyawan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerimaan yang  diperoleh industri bawang goreng Linda pada bulan Januari 2020 sebesar Rp. 19.830.000.,-/ bulan dikurangi dengan total biaya sebesar Rp. 14.567.509,1 ,-/ bulan. Jadi Pendapatan yang diperoleh Industri Bawang Goreng Linda  per bulannya yaitu sebesar Rp. 5.262.490,9,-/ bulan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2022-08-01

Terbitan

Bagian

Articles