PERTUMBUHAN TUNAS PAPRIKA (Capsicum annuum L.) PADA BERBAGAI MEDIA KOMBINASI BAHAN ORGANIK DAN ANORGANIK SECARA IN VITRO

Article History

Submited : December 11, 2025
Published : December 30, 2025

Pertumbuhan eksplan dalam kultur jaringan ditentukan oleh sejumlah faktor, termasuk jenis nutrisi (bahan anorganik maupun organik) yang digunakan.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media kombinasi bahan organik dan anorganik yang nyata meningkatkan pertumbuhan tunas paprika secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako; dari bulan Februari sampai April 2021.  Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan yaitu kombinasi bahan anorganik dan organik pada media (M), yang terdiri dari lima kombinasi, yaitu M1 = MS; M2 = MS + bahan organik (150 mL­-1 air kelapa); M3 = 2 gL­-1 Growmore + bahan organik (100 mL­-1 ekstrak tomat, 100 mL­-1 ekstrak kentang, dan 150 mL­-1 air kelapa); M4 = 2 gL­-1 Growmore + bahan organik (150 mL­-1 ekstrak tomat, 150 mL­-1 ekstrak kentang, dan 150 mL­-1 air kelapa); dan M5 = 2 gL­-1 Growmore + bahan organik (200 mL­-1 ekstrak tomat, 200 mL­-1 ekstrak kentang, dan 150 mL­-1 air kelapa).  Setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Tiap unit percobaan menggunakan dua eksplan, sehingga total eksplan yang digunakan sebanyak 40 eksplan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang ditambahkan bahan anorganik sesuai formulasi media dasar MS dan bahan organik air kelapa (M2) nyata meningkatkan pertumbuhan tunas paprika yang ditunjukkan dengan waktu berkecambah yang cepat, pertumbuhan tunas dan akar paling panjang serta pembentukan daun paling banyak. Penggunaan Growmore bersama bahan organik ekstrak tomat dan kentang serta air kelapa (M3) dapat mensubstitusi bahan anorganik pada media dasar MS dalam kultur jaringan paprika.

Atiek, M.F, Nurcahyani, E., Irawan B. dan Yulianty, 2018. Pertumbuhan Vegetatif Eksplan Kentang (Solanum tuberosum L.) Kultivar Atlantik pada Media Murashige and Skoog dengan Penambahan Ekstrak Tomat secara in Vitro. http://repositoty.lppm.unila.ac.id
Basri, Z., 2003. Screening of Four Australian Wheat Genotypes for High Tissue Culture Response. Agritrop. Vol 22(2): 44-49.
Basri, Z., 2004. Kultur Jaringan Tanaman. Universitas Tadulako Press, Palu
Chudaifah, L., 1997. Pengaruh Penambahan Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pembentukan dan Pertumbuhan Kalus Eksplan Paprika (Capsicum annum var. grossum). [Skripsi]. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Airlangga.
Dewi, I.S., G. Jawak, I. Roostika, M. Sabda, B. S. Purwoko, dan W.H. Adil. 2010. Konservasi In Vitro Tanaman Jeruk Besar (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Kultivar Srinyonya Menggunakan Osmotikum dan Retar. Jurnal AgroBiogen. edisi 6 hal 84-90.
Efendi D. dan Khumaida N. 2011. Faktor Genetik Sebagai Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Bogor: IPB Press.
Erizka, F., Mansyur, Husni, A., 2016. “Pengaruh Penggunaan Media Murashige dan Skoog (MS) dan Vitamin Terhadap Tekstur, Warna dan Berat Kalus Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) CV. Hawai Pasca Radiasi Sinar Gamma pada Dosis LD50 (In Vitro). Kelti Biologi Sel dan Jaringan BB Biogen Bogor. Hal 1-22.
Furnawanthi, I., Jumroh, S, D., Nauly, D., Mardiyanto, R., Elya, M., 2017. Respon Pertumbuhan Eksplan Kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas AP-4 Terhadap Manitol Sebagai Media Konservasi Secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional 2017 Fak. Pertanian UMJ. Hal: 245-252.
Gunawan L.W., 1988. Teknik Kultur Jaringan Tumbuhan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 304 hlm.
Hadi, S., 2013. Pengaruh Penambahan Air Rebusan kentang (Solanum tuberosum L) Terhadap pertumbuhan Pisang Ambon (Musa acuminate AAA) dalam teknik kultur in vitro. [Skripsi]. Program Serjana Pendidikan Biologi. Semarang.
Kasutjianingati dan Irawan, R. 2013. Media alternative perbanyakan in-vitro anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis). Jurnal agroteknos. Vol. 3(3). Hal: 184-189.
Dabauza, M., dan L, Pena., 2001. High Efficiency Organogenesis in Sweet Pepper (Capsicum annuum L.) Tissues from Different Seedling Explants. Plant Growt Regulation. Vol 33(3): hal 221-229.
Molnar, Z., E. Virag and V. Ordog. 2011. Natural subtance in tissue culture media of higher plants. Acta Biologoca Scegediensis. Vol. 55(1): hal 123-127.
Nurheidi, A., 2006. Penggunaan Pupuk Majemuk dan Bahan Organik Kompleks Sebagai Media Pertumbuhan Anggrek Dendobrium (Dendrobium sp) Secara in vitro dan Aklimatisasinya [skripsi]. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Farida, R., Karuniawan, P, W., A, Nurul., 2018. Pengaruh Fermentasi Urin Kelinci dan Fermentasi Paitan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Paprik (Capsicum annum var Grossum) dengan Sistem Hidroponik Substrat. J. Produksi Tanaman. Vol. 6(2): hal 194-202.
Samanhudi, M. Rahayu, A. Yunusm B, Pujiasmanto dan K.I Kurnia, 2020. Respon Pertumbuhan Jahe Emprit terhadap Pemberian IBA dan BAP pada Kultur In Vitro. Prosiding Seminar Nasional dan Lokakarya Nasional Tahunan FKPTPI 2015. 29-30 September 2015. Banjarbaru. Hal: 201-203.
Shintiavira, H., Soedarjo, M., Suryawati, dan Winarto, B., 2012. Studi Pengaruh Substitusi Hara Makro dan Mikro Media MS dengan Pupuk Majemuk dalam Kultur In Vitro Krisan. J. Hort. 21(4):334-341.
Situmenang, D., 2018 Effects of Hormones in Media Subculture Shoots to the Height of Plantlet Paprika (Capsicum Annum Var Grossum L.) In Vitro. Universitas Advent Indonesia. Substrat. J. Produksi Tanaman. Vol. 6 (2) : 194-202.
Trinawaty Miranty dan Nafery Rostian., 2016. Studi Perbanyakan Tunas Pucuk Aster Cina (Callistephus chinensis) Dengan Penambahan Pupuk Daun dan Air Kelapa Secara Kultur In Vitro. Jurnal agroekotek. Vol. 8(2): 113-119.
Wattimena G. A., 1992. Bioteknologi Tanaman. Laboratorium kultur Jaringan
Widiastoety, D. dan Purbadi., 2003. Pengaruh Ubi Kayu dan Ubi Jalar terhadap Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendribium. Jurnal Hortikultura. Vol 13(1):Hal 1-6.
Al Kimya, I., & Basri, Z. (2025). PERTUMBUHAN TUNAS PAPRIKA (Capsicum annuum L.) PADA BERBAGAI MEDIA KOMBINASI BAHAN ORGANIK DAN ANORGANIK SECARA IN VITRO. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 13(6). https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i5.2832
Fulltext