ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI NILAM (Pogostemon cablin) DI DESA GIRIMULYO KECAMATAN AMPANA TETE KABUPATEN TOJO UNA-UNA
Syamsiah L., Lamusa A., Pratama M. F.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA GULA AREN DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABABUPATEN PARIGI MOUTONG
Anto A., Antara M., Khatima H.
KEJADIAN PENYAKIT PURU AKAR OLEH NEMATODA PADA TANAMAN HORTIKULTURA DI SIGI BIROMARU
Ali N., S., Edy N., Hasriyanty H.
##issue.tableOfContents##
Articles
Abstract 13
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI
Altopan M Rumantuk, Syamsuddin Laude
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini bertempat di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigibiromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dimulai pada November sampai Januari tahun 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 15 unit percobaan, kemudian setiap unit percobaan menggunakan tiga tanaman atau polibag, sehingga terdapat 45 tanaman atau polibag. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol atau tanpa urin sapi (P0), konsentrasi urin sapi 5% (P1), konsentrasi urin sapi 10% (P2), konsentrasi urin sapi 15% (P3), konsentrasi urin sapi 20% (P4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urin sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Konsentrasi pupuk organik cair urin sapi 20% menunjukkan hasil tertinggi terhadap berat segar tajuk tanaman selada yaitu 30,44 gram.
Abstract 14
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA (Citrullus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KOMPOS DAN MULSA JERAMI
Nadia Putri, Nur Hayati
Produksi tanaman semangka di Sulawesi Tengah saat ini semakin menurun, hal ini menyebabkan produksinya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Beberapa penyebabnya adalah lahan yang digunakan mengandung unsur hara yang tidak cukup dan sistem budidaya yang belum baik untuk pertumbuhan semangka. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang dapat mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman semangka terhadap pemberian berbagai dosis pupuk kompos dan mulsa jerami. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Karawana, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dan dimulai dari bulan September sampai November 2020. Penelitian ini menggenakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Faktor pertama terdiri dari 6 aras berbagai dosis pupuk kompos adalah Kontrol (P0), Pupuk Kompos 5 ton/ha (P1), Pupuk Kompos 10 ton/ha (P2), Pupuk Kompos 15 ton/ha (P3), Pupuk Kompos 20 ton/ha (P4), Pupuk Kompos 25 ton/ha (P5), sedangkan faktor kedua mulsa yang terdiri dari dua aras adalah Tanpa Mulsa (M0), Mulsa Jerami (M1). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sebagai kelompok, sehingga terdapat 36 unit petak percobaan. Setiap unit percobaan terdapat 12 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Berdasarkan hasil penelitian intraksi pemberian pupuk kompos sapi 10 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap panjang tanaman sedangkan pemberian pupuk kompos sapi 20 ton/ha menggunakan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap bobot buah. Pemberian pupuk kompos sapi 5 ton/ha sendiri memberikan nilai terbaik terhadap pertambahan panjang tanaman 42 HST, jumlah daun 28 HST dan jumlah bunga yang terbentuk. Perlakuan mulsa jerami memberikan nilai terbaik terhadap jumlah daun 14 HST dan jumlah buah yang terbentuk.
Abstract 12
PERAMALAN PRODUKSI BAWANG GORENG PADA INDUSTRI “RAJA BAWANG” DI KELURAHAN BIROBULI SELATAN KECAMATAN PALU SELATAN
Sandy Agung Kristanto, Effendy Effendy, Sulmi Sulmi
Peramalan (forecasting) adalah usaha untuk memprediksi keadaan dimasa mendatang melalui pengujian keadaan dimasa lalu (menggunakan data historis). Meramalkan produksi berarti memperkirakan trend perkembangan produksi di masa mendatang, dengan demikian dapat ditentukan strategi dan kebijakan apa yang akan dilakukan dimasa yang akan datang. Salah satu basis yang dapat meningkatkan perekonomian daerah ialah suksesnya sebuah Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya industri pusat oleh-oleh seperti IKM.Raja Bawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui trend perkembangan produksi bawang goreng pada Industri “Raja Bawang” di Kelurahan Birobuli Selatan Kecamatan Palu Selatan tahun 2022. Penelitian ini dilaksanakan pada Industri “Raja Bawang” di Kelurahan Birobuli Selatan Kecamatan Palu Selatan dari Bulan Oktober sampai dengan Desember 2021. Analisis data yang digunakan adalah Single Moving Average (rata-rata bergerak tunggal) dan Single Exponential Smoothing (penghalusan eksponensial). Hasil trend peramalan produksi bawang goreng pada IKM Raja Bawang dengan menggunakan metode moving average dan metode single exponential smoothing 3 Bulanan α = 0.5, 3 bulanan, diperoleh hasil Bulan April 2022 sebesar 333 kg dan 331 kg, Bulan Mei 2022 sebesar 333 kg dan 331 kg, Bulan Juni 2022 sebesar 333 kg dan 331 kg, Bulan Juli sebesar 300 kg dan 290 kg, Bulan Agustus 2022 sebesar 233 kg dan 231 kg, Bulan September 2022 sebesar 200 kg dan 202 kg, Bulan Oktober 2022 sebesar 180 kg dan 181 kg, Bulan November 2022 sebesar 213 kg dan 227 kg, dan Bulan Desember 2022 sebesar 313 kg dan 315 kg. Peramalan produksi bawang goreng pada IKM Raja Bawang dengan menggunakan metode single exponential smoothing dengan nilai α = 0,5 memiliki nilai Mean Squared Error (MSE) sebesar 14.454,89 merupakan hasil nilai perhitungan paling terkecil dari nilai α yang digunakan dalam penelitian ini.
Abstract 15
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI 3 BINTANG KOPI KAILI DI DESA TINGGEDE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI
Nafsin Wahida, Alimudin Laapo, Dewi Sartika Laurencia Manurung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemesanan yang ekonomis (EOQ), di Industri 3 bintang Kopi Kaili, mengetahui pemesanan kembali (ROP) bahan baku pada Industri 3 Bintang Kopi Kaili, untuk Mengetahui berapa besarnya Safety Stock pada Industri 3 Bintang Kopi Kaili, dan untuk Mengetahui total biaya persediaan bahan baku pada Industri 3 Bintang Kopi Kaili. Pemilihan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Industri 3 Bintang Kopi Kaili merupakan industri yang memproduksi kopi namun belum memiliki persediaan bahan baku yang tepat untuk menunjang produksinya, penelitian ini dilakukan selama 3 bulan ialah bulan januari-maret 2022. Penentuan responden ditentukan secara sengaja mengambil 3 orang, yaitu pemilik dan 2 orang karyawan. Analisis data yang digunakan adalah EOQ, Safety Stock, ROP, dan TIC. Hasil analisis persediaan bahan baku kopi pada periode produksi Januari – Desember 2021 rata-rata sebesar 898,2 total biaya persediaan bahan baku optimal pada periode produksi Januari – Desember 2021 rata-rata sebesar Rp. 154.916 Persediaan pengaman atau Safety Stock pada periode produksi Januari – Desember 2021 sebesar 9 Kg. Titik pemesanan kembali (Reorder Point) pada periode Januari – Desember 2021 sebesar 112,62 Kg.
Abstract 12
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DI DESA SAUSU TAMBU KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Rivaldo Refol Senduk, Christoporus Christoporus, Moh Alfit A. Laihi
Sistem tanam jajar legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Adanya sistem tanam jajar legowo, produktifitas padi dapat meningkat dengan cara meningkatkan jumlah populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam. Selain itu sistem tanam jajar legowo mengatur tanaman dengan menempatkan semua baris tanaman berada di pinggir barisan, sehingga tanaman memperoleh cahaya matahari dan sirkulasi udara lebih baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pendapatan Usahatani Padi Sawah Sistem Tanam Jajar Legowo di Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata penerimaan petani padi sawah di Desa Sausu Tambu sebesar Rp.36.989.500/1.74Ha atau Rp.21.258.333,33/Ha dan rata-rata total biaya sebesar Rp. 15.363.340,83/1,74Ha atau Rp.8.829.506,22/Ha. Setelah rata-rata total penerimaan dikurangi dengan rata-rata total biaya maka rata-rata pendapatan yang diperoleh responden petani padi sawah dalam satu kali musim tanam di Desa Sausu Tambu Kecamtan Sausu Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp.21.626.159,17/1,74Ha atau Rp.12.428.827,11/ Ha.
Abstract 13
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN SAYUR BAYAM DI PASAR TRADISIONAL MANONDA DI KOTA PALU
Muhammad Akbar Nasrun, Sulaeman Sulaeman, Ihdiani Abu Bakar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendapatan konsumen, harga sayur bayam harga sayur sawi, jumlah tanggungan keluarga dan umur konsumen terhadap permintaan sayur bayam di Kota Palu. Penelitian ini di laksanakan pada blan April sampai Mei 2021 pada pasar tradisional Manonda di Kota Palu. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang di tentukan dengan teknil Accidental Sampling. Analisi data yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda yang di Trasformasikan dalam bentuk logaritma natural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : nilai R2 adalah 0,889 atau 88,9%, Hasil uji F sebesar (49,957) > Ftabel (2,620) (α 5% = 0,05) artinya secara bersama sama variabel permintaan sayur bayam (X1) bayam (X2) berdasarkan perbandingan signifikansi dengan tingkat kesalahan sebesar 5% dan 1% maka dari ketiga variabel tersebut nilainya tampak lebih kecil yang artinya variabel tersebut memberikan pengaruh kepada variabel terikatnya. Adapun variabel bebas yang berpengaruh tidak nyata terhadap permintaan sayur bayam adalah variabel pendapatan (X1), harga sayur sawi (X3) dan jumlah tanggungan keluarga (X4), selera konsumen (D1) dimana nilai signifikan lebih besar dari 5%.
Abstract 11
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU COKELAT PADA INDUSTRI TADULAKO COKELAT DI KOTA PALU
Risda Risda, Moh Alfit A. Laihi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku, besar persediaan bahan baku dan lama waktu untuk melakukan pemesanan kembali terhadap persediaan bahan baku pada Industri TadulakoCokelat di Kota Palu.Lokasi penelitian dan penentuan responden dipilih/dilakukan secara sengaja (Purposive) dengan jumlah responden sebanyak 3 orang yang terdiri dari 1 pimpinan dan 2 orang karyawan.Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah EOQ (Economic Order Quantity), persediaan pengaman (Safety Stock),dan pemesanan Kembali (ReorderPoint). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah pembelian ekonomis bahan bakucokelat oleh Industri TadulakoCokelat Pada Bulan Juli-Desember 2019 rata-rata sebesar 14 kg, dengan frekuensi pembelian rata-rata sebanyak 3 kali. Persediaan pengaman sebesar 23,73 kg. Pemesanan kembali yang harus tersedia di gudang sebanyak 180,73 kg. Total biaya persediaan ekonomis yang di keluarkan industri TadulakoCokelat pada bulan Juli-Desember 2019 rata-rata sebesar Rp. 2.022,470/bulan
Abstract 13
ANALISIS PROFITABILITAS SELADA HIDROPONIK PADA USAHA ZENJU KELURAHAN DUYU KECAMATAN TATANGA KOTA PALU
Fahreza Syachrul Gunawan, Dafina Howara, Siti Yuliaty Chansa Arfah
Selada hidroponik merupakan tanaman yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui nilai profitabilitas pada usaha Zenju dalam memproduksi selada hidroponik dan untuk mengidentifikasi kemampuan usaha Zenju dalam menghasilkan laba bersih sesuai dengan yang diharapkan usaha tersebut. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa pimpinan usaha “Zenju” dapat memberikan informasi mengenai total biaya, proses produksi dan total produksi. Responden yang diambil berjumlah 1 orang yaitu pemilik usaha yang juga sekaligus bertugas dalam pembudidayaan selada hidroponik yang berkaitan erat dengan usaha tersebut. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penerimaan yang didapatkan oleh Usaha Zenju sebesar Rp.1.920.000, kemudian dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp.1.027.500 menghasilkan pendapatan yang diterima sebesar Rp. 592.314. Sebelum menentukan nilai Profitabilitas, terlebih dahulu dihitung BEP, nilai BEP Unit didapatkan sebesar 16,49 kg dan BEP Rupiah didapatkan sebesar Rp.658.569. Nilai Profitabilitas yang didapatkan oleh Usaha Zenju adalah sebesar 30,87%, nilai tersebut menunjukkan bahwa selada hidroponik pada usaha Zenju mampu menghasilkan keuntungan dari kegiatan produksi yang dilakukan.
Abstract 11
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN PADA UKM KERIPIK PISANG PAGATA DI DESA LOLU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Dian Novita Sari, Wildani Pingkan, Ihdiani Abubakar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan strategi pemasaran usaha yang tepat yang dapat diterapkan dalam usaha kripik pisang pada UKM Keripik Pisang Pagata di Desa Lolu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penentuan responden secara sengaja (purposive), sebanyak 6 orang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Treaths). Berdasarkan hasil perkalian dari bobot dan rating pada faktor lingkungan internal dan eksternal diperoleh letak kuadran dalam pengembangan strategi pemasaran usaha keripik pisang pada UKM Keripik Pisang Pagata, yaitu diagram SWOT menunjukkan posisi strategi untuk pengembangan usaha kripik pisang pada UKM Keripik Pisang Pagata berada pada diagram I yaitu pada posisi strategi Kekuatan – Peluang (SO). Strategi SO (Strenghts-Opportunities) a). Mempertahankan harga produk yang terjangkau serta mempertahankan berkembangnya media untuk promosi. b). Menggunakan teknologi informasi untuk memanfaatkan peluang pasar yang masih tersedia untuk memanfaatkan peningkatan permintaan produk dengan mempertahankan varian rasa. c). Mempertahankan kemampuan memperoleh bahan baku serta mempertahankan adanya dukungan pemerintah.
Abstract 12
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L. Kelompok aggregatum) VARIETAS LEMBAH PALU PADA BERBAGAI KONSENTRASI AIR KELAPA DAN LAMA PERENDAMAN BIBIT
Yohanis Tambing, Suci Indah Sari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi air kelapa dan lama perendaman umbi terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas Lembah Palu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu: Faktor I Konsentrasi Air Kelapa (K) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: K1= 25%(250 ml air kelapa dalam 750 ml air); K2= 50%(500 ml air kelapa dalam 500 ml air); K3= 75%(750 ml air kelapa dalam 250 ml air). Faktor II Lama Perendaman Umbi (L) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: L1= 30 menit; L2= 60 menit; L3= 90 menit. Setiap perlakuan di ulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi air kelapa 25% pada lama perendaman 90 menit memberikan pertumbuhan dan hasil umbi lebih baik ( yang ditunjukkan oleh tinggi tanaman lebih tinggi pada umur 5 MST, jumlah daun lebih banyak 3 dan 4 MST serta bobot basah dan bobot kering umbi lebih berat).
Abstract 13
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK BIO-ORGANIK CAIR DAN PUPUK ORGANIK PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frustescens L.)
Muhammad Fajri, Muhammad Ansar
Tujuan dari penelitian ialah Mengetahui interaksi antara pemberian bio organik herbafarm dan pupuk kandang sapi yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit, Mengetahui pengaruh pemberian pupuk bio organik herbafarm terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit, Mengetahui dosis pupuk kotoran kandang sapi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil cabair rawit. Penelitian ini di laksanakan pada bulan September sampai Februari 2023. Lokasi penelitian bertempat Di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kandang sapi yang terdiri atas 3 taraf yakni P0 : Tanpak pupuk kotoran kandang sapi, P1 : 10 ton/ha (setara dengan 6 kg/petak), P2 : 20 ton/ha (setara dengan 12 kg/petak). Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi Bio Organik Herbafarm yang terdiri atas 2 taraf yakni H0 : Tanpa pupuk POC herbafarm dan H1 : 5 ml/L air. Masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 18 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 18 tanaman per petak dengan 3 tanaman tengah sebagai tanaman sampel. Berdasarkan hasil penelitian ini tidak terdapat Interaksi pemberian Bio organik herbafarm dan pupuk bokashi kotoran kandang sapi terhadap semua parameter yang diamati, Pemberian konsentrasi bio-organik herbafarm (H1) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit menghasilkan nilai rata-rata terbaik dari semua parameter yang diamati dibandingkan dengan tanpa pemberian herbafarm (H0). Dan Dosis pupuk bokashi kotoran kandang sapi 20 ton/ha (P2) merupakan dosis terbaik terhadap berat buah dan jumlah buah per tanaman.
Abstract 13
PENGARUH SISTEM TANAM BENIH LANGSUNG PADI (Oryza sativa) TERHADAP KERAGAMAN BIOTA TANAH DI DESA OLAYA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Moh Arif, Yosep Soge Pata’dungan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanam benih langsung terhadap kondisi kadar bahan organik, keragaman populasi bakteri, fungi, serta cacing tanah pada lahan sawah di Desa Olaya. Analisisi Laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Pengambilan sampel dilapangan ditentukan baerdasarkan teknik purposive sampling, yaitu tehnik pengambilannya secara sengaja berdasarkan pertimbangan peneliti terhadap kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan bahan organik terbanyak ditemukan pada sawah yang intensif menggunakan insektisida, fungisida, dan herbisida. Jumlah total populasi bakteri dan fungi terbanyak ditemukan pada sawah yang intensif menggunakan insektisida dan pupuk urea dan populasi yang lebih rendah ditemukan pada sawah yang intensif menggunakan insektisida dan fungisida dan herbisida organik. Jumlah total populasi cacing yang paling banyak di temukan pada sawah yang intensif menggunakan insektisida dan populasi terendah atau tidak di temukan populasi cacing, yaitu pada sawah yang intensif menggunakan insektisida, fungisida dan herbisida organik.
Abstract 16
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN KAKAO (Theobroma Cacao L.) DI DESA TULO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI
Siti Nurhaliza, Salapu Pagiu
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tulo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan tanaman kakao, mengetahui kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial pada tanaman kakao, dan menempatkan usaha perbaikan yang sesuai dengan faktor pembatas pada kesesuaian tanaman kakao di Desa Tulo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Agustus 2022. Analisis Tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, dengan menggunakan sampel tanah dari Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, dengan melakukan survei langsung di lapangan. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan sampling stratifkasi. Pada penelitian ini variable pengamatan yang diamati yaitu pH tanah (H2O dan KCl), , P2O5, KTK dan N total. Hasil penelitian menunjukan pada lahan tanaman kakao di Desa Tulo, maka dapat disimpulkan yaitu penelitian ini dibagi menjadi 4 satuan peta lahan (SPL) yang mempunyai ± 509,18 ha, nilai rata-rata temperature udara 27,90 oC, curah hujan 858,94 mm/tahun dengan 1 bulan basah, 9 bulan lembab dan 2 bulan kering dan tipe iklim F, Jenis tanahnya termasuk andosol dengan drainase baik, bahaya erosi rendah, dan kategori tanpa banjir (F0), kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk tanaman kakao di Desa Tulo Kabupaten Sigi terdapat 3 kelas yaitu kelas S3 (sesuai marginal), dan N (tidak sesuai).
Abstract 14
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis L.)
Rahman abdulah, Abdul Syakur
Tanaman pakcoy Salah satu tanaman hortikultura terutama tanaman sayur yang harganya relatif murah, serta mengandung vitamin dan mineral yang cukup baik namun yang produksinya dan produktivitasnya semakin menurun. Pupuk kandang kambing banyak mengandung senyawa organik,ramah terhadap lingkungan, meningkatkan hasil produksi melalui perbaikan struktur tanahdan ketersediaannya yang melimpah dapat mengurangi biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini di laksakan di Kelurahan Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengahpada bulan januari sampai maret 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan, sehingga terdapat 15 unit percobaan, kemudian setiap unit percobaan menggunakan tiga tanaman atau polibag, sehingga terdapat 45 unit tanaman atau polibag. Perlakuan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dosis pupuk kandang kambing sebagai (P0) Kontrol,(P1) 10 ton ha-1, (P2) 20 ton ha-1, (P3) 30 ton ha-1, (P4) 40 tonha-1. Hasil penelitian bahwa dosis tertinggi pupuk kandang kambing memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar dan bobot kering.
Abstract 13
PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI AB MIX PADA BERBAGAI MEDIA TANAM ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)
Nur Afni, Sri Anjar Lasmini
Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi AB Mix dan media tanam organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri (Apium graveolens L.). Penelitian bertempat di Green House, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai pada bulan Maret sampai bulan Juni 2021. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), dengan pola faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi AB Mix (N) yang terdiri dari 4 taraf yakni: N1 = 900 ppm, N2 = 1100 ppm, dan N3 = 1300 ppm. Faktor kedua adalah media tanam organik (M) yang terdiri dari 3 jenis yakni: M1= Arang sekam, M2 = cocopeat, dan M3 = Serbuk gergaji. Secara keseluruhan terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, panjang akar, volume akar dan kandungan klorofil daun tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi antara konsentrasi AB Mix dengan media tanam organik pada semua variabel pengamatan. Perlakuan tunggal konsentrasi AB Mix 1300-1500 ppm cenderung memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, dan volume akar. Perlakuan tunggal media tanam organik cocopeat berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, panjang akar dan volume akar.
Abstract 13
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA MERAH (lactuca sativa var. Crispa) PADA PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR
Dewi Dewi, Usman Made
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020 di Screen House dan Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair daun kirinyuh yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah. Penelitian ini disusun dengan rancangan acak kelompok (RAL) dengan 5 taraf dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan, 5 taraf konsentrasi pupuk perlakuan antara lain ; Tanpa perlakuan, POC 10%, POC 20%, POC 30%, POC 40% ; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh pada konsentrasi 20% berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, sedangkan pada konsentrasi 10% berpengaruh nyata terhadap berat kering dan berat basah tanaman selada merah, namun tidak berpengaruh nyata terhadap luas daun dan hasil produksi.. Pada penelitian ini nilai rata-rata teringgi pada konsentrasi POC daun kirinyuh 40% untuk seluruh parameter pengamatan.
Abstract 14
SURVEI TINGKAT KEJADIAN PENYAKIT BUSUK BATANG DAN TINDAKAN PETANI PADA TANAMAN BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) DI KABUPATEN MOROWALI
Moh fadli ende, Irwan Lakani
Penelitian ini bertujuan menghitung tingkat kejadian penyakit busuk batang pada tanaman buah naga, mengetahui tindakan petani dalam pengendalian penyakit busuk batang pada tanaman buah naga dan mengetahui hubungan antara tingkat kejadian penyakit busuk batang dan tindakan petani dalam pengendalian penyakit busuk batang di Kabupaten Morowali. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai bulan Juni 2019. Penelitian terdiri atas dua kegiatan , yaitu survey kejadian penyakit busuk batang dilapangan dan wawancara dengan petani buah naga. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistic korelasi rank sperman menggunakan software SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 16.0 untuk menghitung dan menghubungkan tingkat serangan penyakit busuk batang dan tindakan petani pada tanaman buah naga. Hasil survei menunjukan tingkat kejadian penyakit busuk batang tertinggi berada di lahan keempat sebesar 85.13 % dan terendah di lahan kedua sebesar 42.26 %. Tindakan petani dalam pengendalian penyakit busuk batang dengan pemangkasan,pembakaran tanaman terinfeksi, dan pergantian tanaman baru. Hubungan antara tindakan petani dan tingkat kejadian penyakit busuk batang sangat kuat yaitu pada variabel pengalaman bertani buah naga dan penggunaan pupuk terhadap tingkat kejadian penyakit busuk batang dengan koefesien korelasi -0,632 dan -0,500 sedangkan hubungan sangat lemah berada pada variabel tingkat pendidikan petani terhadap tingkat kejadian penyakit busuk batang dengan nilai koefesien korelasi sebesar -0.250.
Abstract 4
PERTUMBUHAN TUNAS PAPRIKA (Capsicum annuum L.) PADA BERBAGAI MEDIA KOMBINASI BAHAN ORGANIK DAN ANORGANIK SECARA IN VITRO
Ibnu Hayyan Al Kimya, Zainuddin Basri
Pertumbuhan eksplan dalam kultur jaringan ditentukan oleh sejumlah faktor, termasuk jenis nutrisi (bahan anorganik maupun organik) yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media kombinasi bahan organik dan anorganik yang nyata meningkatkan pertumbuhan tunas paprika secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako; dari bulan Februari sampai April 2021. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan yaitu kombinasi bahan anorganik dan organik pada media (M), yang terdiri dari lima kombinasi, yaitu M1 = MS; M2 = MS + bahan organik (150 mL-1 air kelapa); M3 = 2 gL-1 Growmore + bahan organik (100 mL-1 ekstrak tomat, 100 mL-1 ekstrak kentang, dan 150 mL-1 air kelapa); M4 = 2 gL-1 Growmore + bahan organik (150 mL-1 ekstrak tomat, 150 mL-1 ekstrak kentang, dan 150 mL-1 air kelapa); dan M5 = 2 gL-1 Growmore + bahan organik (200 mL-1 ekstrak tomat, 200 mL-1 ekstrak kentang, dan 150 mL-1 air kelapa). Setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Tiap unit percobaan menggunakan dua eksplan, sehingga total eksplan yang digunakan sebanyak 40 eksplan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang ditambahkan bahan anorganik sesuai formulasi media dasar MS dan bahan organik air kelapa (M2) nyata meningkatkan pertumbuhan tunas paprika yang ditunjukkan dengan waktu berkecambah yang cepat, pertumbuhan tunas dan akar paling panjang serta pembentukan daun paling banyak. Penggunaan Growmore bersama bahan organik ekstrak tomat dan kentang serta air kelapa (M3) dapat mensubstitusi bahan anorganik pada media dasar MS dalam kultur jaringan paprika.
Abstract 0
KEJADIAN PENYAKIT PURU AKAR OLEH NEMATODA PADA TANAMAN HORTIKULTURA DI SIGI BIROMARU
Nindah Shafitri Ali, Nur Edy, Hasriyanty Hasriyanty
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nematoda parasit dan menghitung kejadian penyakit yang disebabkan oleh nematoda parasit pada tanaman hortikultura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai Februari 2024. Pengambilan sampel tanaman dilakukan di Desa Pombewe dan Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Serta pengamatan dilakukan di Laboratorium Penyakit, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan di perkebunan tomat, seledri, dan kacang tanah di kedua desa tersebut dengan masing-masing umur tanaman sekitar 35 hari setelah tanam untuk tanaman kacang tanah dan tanaman tomat, dan 3 bulan setelah tanam untuk tanaman seledri. Pada pengambilan sampel dilakukan di 3 titik lokasi berbeda. Pada setiap lokasi diambil sebanyak 3 bedeng sebagai petak sampel, dimana setiap petaknya dipilih secara acak sehingga diperoleh 3 titik sampel dengan ukuran 10x10 cm. Sebelum melakukan pengambilan sampel, terlebih dahulu dilakukan pengamatan di lapangan dengan metode survei dan wawancara secara langsung dengan petani. Ekstraksi nematoda dari sampel akar dilakukan dengan menggunakan metode Baermann funnel yang telah dimodifikasi menggunakan nampan. Hasil ekstraksi nematoda yang ingin diamati dapat disimpan dalam larutan fiksatif, yaitu larutan FA (formalin 4%; 20 ml + akuades 30 ml). Serta dilakukan pengamatan menggunakan mikroskop binokuler dengan perbesaran 40x. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nematoda yang telah ditemukan sebanyak lima genus yaitu Meloidogyne sp., Ditylenchus sp., Trichodorus sp., Pratylenchus sp., dan Xiphinema sp.. Jenis nematoda yang paling mendominasi dan memiliki daerah sebar 100% adalah Meloidogyne sp.
Abstract 0
ANALISIS PENDAPATAN USAHA GULA AREN DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABABUPATEN PARIGI MOUTONG
Anto Anto, Made Antara, Husnul Khatima
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Motong, pada bulan September 2022. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Dolago merupakan daerah gula aren terbesar di Kecamatan Parigi Selatan. Penentuan sampel menggunakan metode sensus yaitu sebanyak 37 populasi pengrajin gula aren dijadikan sebagai responden. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan maka diperoleh rata-rata hasil produksi yang diperoleh setiap bulan sebesar 222,24 Kg/bulan dengan harga jual Rp18.000/Kg sehingga diperoleh penerimaan rata-rata sebesar Rp 4.011.567,56 dan total biaya rata-rata yang dikeluarkan sebesar Rp 3.029.964,98/bulan maka diperoleh rata-rata pendapatan responden sebesar Rp 981.602,58/bulan.
Abstract 0
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI NILAM (Pogostemon cablin) DI DESA GIRIMULYO KECAMATAN AMPANA TETE KABUPATEN TOJO UNA-UNA
Lilik Syamsiah, Arifuddin Lamusa, Muhammad Fardhal Pratama
Tujuan penelitian ini untuk : (i) mengetahui besar pendapatan usahatani nilam di Desa Girimulyo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una, (ii) mengetahui kelayakan usahatani nilam di Desa Girimulyo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive), jumlah petani responden (sampel) yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 38 petani nilam. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani nilam di Desa Girimulyo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una sebesar Rp.19.096.956,05/1,44 ha/tahun. Usahatani nilam di Desa Girimulyo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una layak diusahakan dengan nilai R/C 4,08 yang artinya setiap pengeluaran sebesar Rp.100,- akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.408,-
Abstract 0
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN EKOENZIM TERHADAP BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
Elfazaria Elfazaria, Anthon Monde, Abdul Rahman
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perbedaan dari pengaruh pemberian pupuk kandang kambing dan ekoenzim terhadap beberapa sifat fisika tanah dan produksi tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakakan di Green House belakang Laboratorium Suber Daya Lahan dan Baloratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Provinsi Sulawesi Tengah. menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola factorial yang terdiri dari dua faktor yaitu pemberian pupuk kandang kambing yang terdiri dari 4 taraf K0 = tanpa pupuk kandang, K1 = pupuk kandang kambing 1%, K2 = pupuk kandang kambing 2%, K3 = pupuk kandang kambing 4%., dan ekoenzim terdiri dari 2 taraf E1 = ekoenzim 50cc/L air dan E2 = 100cc/L air. Penelitian ini terdapat 8 percobaan yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Apabila hasil analisis menunjukan pengaruh nyata dilanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ5%). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang kambing dan ekoenzim tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah umbi perumpun dan berat basah tanaman, tetapi memberikan pengaruh nyata terhadap berat kering tanaman pada perlakuan ekoenzim. Berdasarkan analisis laboratorium pemberian pupuk kandang kambing 400g/polybag dapat menurunkan bobot isi tanah dan meningkatkan porositas tanah.
Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian dari ringkasan skripsi mahasiswa strata satu dan dari berbagai hasil penelitian lainnya yang belum pernah dipublikasi pada berkala yang lain sebelumnya.